ZONAUTARA.com – Seorang pria bernama Pendi (42) tewas ditembak oleh tetangganya, Andi Rustam, setelah terjadi perselisihan mengenai pembagian undangan untuk pesta khitanan di Dusun 1, Desa Negri Agung, Kecamatan Gunung Pelindung, Lampung Timur, pada Kamis (2/7). Andi yang juga dikenal dengan nama Popon sebelumnya meminta bantuan Pendi untuk menyebarkan undangan acara tersebut.
Setelah beberapa hari, Andi menanyakan tentang perkembangan distribusi undangan kepada Pendi. Karena tidak bisa membaca, Pendi menyerahkan sebagian undangan tersebut kepada temannya untuk disebarkan. Tersinggung dengan jawaban Pendi, Andi terlibat dalam perdebatan sengit yang berakhir dengan Andi menembak Pendi menggunakan senjata api.
Akibat insiden ini, Pendi meninggal seketika di lokasi kejadian karena luka tembak di kepala. Kejadian ini membuat warga geger, dan laporan segera disampaikan ke Polsek Gunung Pelindung. Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.
Saat dikonfirmasi, Hasan, kerabat korban, membenarkan peristiwa tragis ini. “Saya dapat kabar dari paman korban melalui telepon siang tadi sekitar pukul 13.00 WIB. Katanya, korban Pendi meninggal ditembak oleh Popon, panggilan akrab pelaku Andi Rustam ini,” ujar Hasan. Hasan juga menambahkan bahwa pelaku dan korban memiliki hubungan keluarga, di mana istri korban adalah saudara sepupu dari pelaku.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lampung Timur, AKP M Iksir, membenarkan adanya peristiwa penembakan tersebut namun belum dapat memberikan rincian lebih lanjut terkait kronologi dan motif penembakan. “Benar, tapi untuk detail kronologis peristiwa dan motif sebenarnya nanti diinfokan lebih lanjut. Mohon bersabar, karena saat ini masih dalam proses penyelidikan,” jelas AKP M Iksir.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

