Eropa Siaga Hadapi Kebakaran Hutan Akibat Gelombang Panas

Empat negara Eropa, yakni Portugal, Spanyol, Prancis, dan Yunani, berjuang melawan kebakaran hutan akibat gelombang panas.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNBC Indonesia – News

ZONAUTARA.com – Gelombang panas melanda Eropa, memicu kebakaran hutan di empat negara, yakni Portugal, Spanyol, Prancis, dan Yunani. Lebih dari 42.000 hektare lahan terbakar dengan suhu diprediksi melebihi 40 derajat Celsius. Ratusan petugas pemadam kebakaran telah diterjunkan untuk mengatasi api yang mengancam kehidupan warga.

Di Prancis, warga di wilayah dekat Perpignan terpaksa dievakuasi di tengah malam. Charlotte Pignol, seorang warga setempat, mengungkapkan, “Kami mulai melihat asap sekitar pukul 22.30, lalu asap itu terus mendekat. Sekitar pukul 01.00 seseorang dari balai kota mengetuk pintu dan meminta kami mengungsi,” sebagaimana dilaporkan oleh AFP.

Cuaca ekstrem ini mengikuti gelombang panas sebelumnya di Juni, yang disebut para ilmuwan dari World Weather Attribution hampir mustahil terjadi tanpa perubahan iklim. Prancis memperingatkan musim kebakaran tahun ini mungkin berlangsung lebih lama karena dimulai lebih awal. “Perubahan iklim telah tiba, kita sedang mengalami konsekuensinya,” kata Kolonel Eric Belgioino dari dinas pemadam kebakaran Prancis.

Di Yunani, api merembet hingga membakar dua pabrik di Thessaloniki. Warga diminta untuk tinggal di rumah dan menutup jendela guna menghindari asap beracun. Sementara di Spanyol, kebakaran di Costa Brava membakar lebih dari 2.200 hektare dalam dua hari. Di Prancis, kebakaran mengancam jalur balap Tour de France, dengan lebih dari 700 petugas dikerahkan.

Di Portugal, sekitar 80% kebakaran di utara berhasil dikendalikan meskipun sekitar 13.000 hektare hutan dan semak belukar terbakar. Ancaman gelombang panas belum berakhir, dengan perkiraan peningkatan suhu di wilayah Eropa utara dalam beberapa hari ke depan. Prancis sebelumnya melaporkan lebih dari 2.000 kematian tambahan akibat gelombang panas este.




Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com