ZONAUTARA.com – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menanggapi fenomena yang sedang viral di Gunung Kawi, Jawa Timur, yang ramai diperbincangkan masyarakat. Fadli Zon menyatakan bahwa fenomena di Gunung Kawi ini merupakan bagian dari keragaman budaya yang ada di Indonesia.
Fenomena di Gunung Kawi menjadi perhatian setelah kedatangan Marcel Radhival, yang dikenal sebagai Pesulap Merah. Dalam kunjungannya, Pesulap Merah penasaran dengan dugaan adanya praktik pesugihan dan penggunaan tumbal di kawasan tersebut. Ia bahkan berbincang langsung dengan juru kunci setempat untuk menggali informasi.
Fadli Zon, seusai menghadiri acara penetapan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, menyampaikan kepada wartawan mengenai keberagaman tersebut. “Itu kan kita, keberagaman kita ya di dalam memahami termasuk apa yang terjadi tidak hanya di Gunung Kawi, di berbagai tempat ya, itu satu hal yang merupakan mozaik dari tradisi dan budaya lama,” kata Fadli Zon.
Politikus Partai Gerindra ini menambahkan bahwa setiap masyarakat memiliki pendekatan yang berbeda terhadap kebudayaan. Menurutnya, selama fenomena tersebut membawa kebaikan dan tidak menimbulkan gangguan, maka hal tersebut dianggap sebagai bagian dari realitas kehidupan. “Saya kira selama itu bisa memberikan kebaikan, terutama mendatangkan ekonomi budaya bagi masyarakat setempat dan tidak mengganggu, tidak merusak, gitu ya, tentu itu kita anggap sebagai bagian dari realitas kehidupan kita,” ujar Fadli Zon.
Gunung Kawi adalah salah satu dari beberapa gunung di Jawa Timur yang dianggap sakral dan memiliki cerita serta tradisi yang kaya di dalamnya.
Diolah dari laporan Detik.

