ZONAUTARA.com – Kementerian Sosial (Kemensos) membawa Heru Baskoro, putra dari Sayuti Melik yang dikenal sebagai pengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, ke Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi. Heru dibawa ke fasilitas tersebut untuk menjalani asesmen dan mendapatkan layanan yang dibutuhkan. Langkah ini diambil setelah Kemensos menerima informasi terkait kondisi kesehatannya.
“Setelah kami dapat informasi, dijemput ke sana ke rumahnya, dilakukan asesmen. Sementara, diajak di STPL Bekasi. Nanti di situ akan dilakukan beberapa hal yang memang diperlukan oleh penerima manfaat,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Saifullah menjelaskan bahwa selama di STPL Bekasi, Heru Baskoro akan memperoleh pendampingan medis dan sosial. Hasil asesmen nanti akan digunakan untuk menentukan langkah lebih lanjut dalam penanganan kondisi Heru.
“Di sana juga ada pendampingan dari dokter, juga dari pendamping-pendamping sosial. Sambil kami tentukan apa langkah-langkah berikutnya,” ujarnya.
Layanan yang diberikan bersifat residensial dengan jangka waktu tertentu yang dapat diperpanjang sesuai kebutuhan. Meski demikian, Saifullah memastikan bahwa pendampingan akan berlangsung hingga kebutuhan Heru sepenuhnya terpenuhi. Kemensos juga akan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan serta pihak lainnya untuk mengelola biaya layanan kesehatan Heru.
“Ya semuanya nanti akan dibantu, akan di-cover. Kami akan koordinasi dengan BPJS Kesehatan. Kami akan koordinasi dengan pihak-pihak lain untuk turut membantu,” kata Gus Ipul.
Skema pendampingan jangka panjang akan ditentukan setelah asesmen terhadap kondisi Heru selesai dilakukan, selaras dengan perkembangan yang terjadi.
Diolah dari laporan Tirto.id.

