ZONAUTARA.com – Hampir separuh anggota DPR RI tidak hadir dalam rapat paripurna ke-26 yang bertujuan menutup masa sidang V 2025-2026 pada Selasa (21/7). Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, dan dihadiri 291 dari total 580 anggota DPR periode 2024-2029, sementara 289 anggota lainnya absen.
Meski banyak anggota yang absen, Puan Maharani memastikan bahwa kehadiran tersebut sudah memenuhi kuorum. Menurut catatan dari Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI, daftar hadir rapat hari itu telah ditandatangani oleh perwakilan dari delapan fraksi yang ada di DPR.
Rapat paripurna ini membahas dan mengambil beberapa keputusan penting. Agenda pertama adalah pengesahan RUU tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia. Selanjutnya, disepakati pula RUU tentang Pengesahan Nota Kesepahaman antara Indonesia dan Malaysia dalam bidang kerja sama pertahanan serta RUU mengenai persetujuan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Turki.
Agenda lainnya termasuk laporan dan pengambilan keputusan hasil uji kelayakan calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat periode 2026-2029, serta pembahasan penerimaan hibah alat utama sistem pertahanan negara (alpalhankam) dari luar negeri.
Pertemuan juga membahas pendapat fraksi mengenai RUU Satu Data Indonesia dan RUU Perubahan Ketiga atas UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sebagai usul DPR RI. Di akhir pertemuan, Puan Maharani memberikan pidato penutupan masa persidangan V tahun sidang 2025-2026.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

