Mengenang Kevin Keegan: Legenda Sepak Bola yang Meninggal Dunia

Kevin Keegan, mantan pemain legendaris sepak bola Inggris, telah meninggal dunia pada usia 75 tahun akibat kanker. Kenang perjalanan kariernya yang inspiratif.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Mengenang Kevin Keegan: Legenda Sepak Bola yang Meninggal Dunia

ZONAUTARA.com – Kevin Keegan, mantan pemain sepak bola legendaris, telah meninggal dunia pada usia 75 tahun akibat kanker. Keegan dikenal luas sebagai sosok yang sangat berpengaruh dalam dunia sepak bola Inggris, dengan karier yang membawanya dari lapangan hijau ke kursi manajer di berbagai klub terkenal.

Keegan mengakhiri karier profesionalnya sebagai pemain pada 17 Mei 1984, saat ia mengenakan kostum hitam dan putih Newcastle United, klub yang sangat dicintainya. Pada akhir pertandingan persahabatan melawan Liverpool, ia diangkat oleh helikopter di tengah sorakan 36.000 penonton di St James’ Park, banyak di antara mereka yang terharu oleh kepergiannya. Momen emosional ini mencerminkan perjalanan kariernya yang penuh dengan suka dan duka.

Kariernya dimulai di Scunthorpe United sebelum ia pindah ke Liverpool, di mana ia meraih ketenaran awal. Ia juga bermain untuk Hamburger SV, Southampton, dan tim nasional Inggris. Keegan dikenal sebagai pemain yang energik dan memiliki naluri predator di lapangan, meskipun ia menyadari keterbatasan fisiknya. Dalam autobiografinya, ia dengan rendah hati menggambarkan dirinya sebagai ‘anjing campuran yang berhasil mencapai Crufts’.

Selama kariernya, ia berhasil meraih tiga gelar liga bersama Liverpool dan satu gelar Piala Eropa, serta dua penghargaan sebagai Pemain Terbaik Eropa – Ballon d’Or. Ia juga sukses sebagai manajer, membawa Newcastle ke kompetisi Eropa setelah 20 tahun, serta menghidupkan kembali Fulham dan Manchester City.

Keegan terkenal karena emosinya yang kuat, baik di lapangan maupun saat menjadi manajer. Salah satu momen terkenalnya adalah ketika ia kehilangan kendali saat wawancara langsung mengenai persaingan gelar Premier League 1995-96, di mana ia dengan berapi-api menyatakan keinginannya untuk mengalahkan Manchester United.




Kepemimpinannya sebagai manajer tim nasional Inggris tidak bertahan lama, diwarnai dengan kegagalan di Euro 2000 dan pengunduran dirinya yang dramatis setelah kalah dari Jerman. Keegan lahir di Armthorpe, dekat Doncaster, sebagai anak kedua dari tiga bersaudara dalam keluarga yang sederhana namun hangat. Ia dibesarkan dengan cerita-cerita tentang pahlawan sepak bola Geordie yang menginspirasi, dan minatnya terhadap sepak bola berkembang sejak dini.

Kariernya di sepak bola profesional dimulai ketika ia bekerja di pabrik dan bermain untuk tim amatir lokal. Meski menghadapi banyak tantangan, keinginannya untuk sukses dan dedikasinya pada olahraga ini membawanya menjadi salah satu ikon sepak bola Inggris.

Sumber: The Guardian

Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com