Harta Karun Emas dari Bangkai Kapal Bizantium Ditemukan di Laut Adriatik

Penemuan harta karun emas dari bangkai kapal Bizantium di Laut Adriatik, termasuk cincin stempel kaisar.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNBC Indonesia – News

ZONAUTARA.com – Arkeolog berhasil menemukan harta karun emas langka dari bangkai kapal Bizantium di dasar Laut Adriatik, lepas pantai selatan Kroasia. Kapal tersebut diduga mengangkut seorang pejabat tinggi Kekaisaran Bizantium dan rombongannya.

Penemuan ini diumumkan pertama kali oleh tim arkeolog pada Kamis, 23 Juli 2026. Mereka menyebutkan bahwa kapal ini berasal dari abad ke-7 hingga ke-8. Menurut para peneliti, kapal tersebut kemungkinan besar bukan kapal dagang biasa, melainkan milik kalangan elite.

Selama lebih dari satu dekade, tim arkeolog yang menggunakan peralatan selam telah meneliti bangkai kapal ini di dekat Pulau Mljet. Secara bertahap, mereka mengangkat dan merestorasi berbagai artefak untuk menggali sejarah kapal tersebut.

Di antara benda yang ditemukan terdapat koin emas dari masa Dinasti Heraclius, gesper dengan hiasan rubi, zamrud, dan mutiara, serta cincin stempel emas bergambar kaisar. Pavle Dugonjic, Kepala Departemen Arkeologi Bawah Laut Institut Konservasi Kroasia, mengatakan bahwa cincin tersebut menandakan adanya penumpang kapal dengan status sosial sangat tinggi.

Kepala penelitian institut, Igor Miholjek, menjelaskan bahwa total emas yang ditemukan lebih dari 600 gram setelah dilakukan pembersihan dan restorasi. Koleksi emas ini disebutnya sebagai yang terbesar yang pernah ditemukan dari bangkai kapal di kawasan Mediterania.




Profesor arkeologi Universitas Stanford, Justin Leidwanger, menilai penemuan ini sebagai salah satu situs paling penting dari era tersebut. Menurutnya, bangkai kapal ini memberikan wawasan berharga mengenai masa runtuhnya Kekaisaran Romawi Timur dan peralihan menuju dunia abad pertengahan, serta menunjukkan pentingnya jalur pelayaran Mediterania sebelum terfragmentasi lebih lanjut.

Kekaisaran Bizantium, penerus Kekaisaran Romawi dengan pusat di Konstantinopel—sekarang Istanbul, Turki—pernah menguasai wilayah Mediterania timur. Namun, pada awal abad ke-8, kekaisaran ini mengalami berbagai konflik dan kehilangan banyak wilayah kekuasaannya.

Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com