Empat agenda prioritas jadi fokus Rakor Pemkot Kotamobagu bersama camat, sangadi dan lurah

Editor: Redaktur
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, memimpin rapat koordinasi bersama camat, sangadi, lurah, dan jajaran perangkat daerah di Desa Pontodon Timur, Senin (3/8/2026). (Foto: Diskominfo KK).

ZONAUTARA.com – Pemerintah Kota Kotamobagu menggelar rapat koordinasi bersama seluruh camat, sangadi, lurah, Babinsa, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Bagian Hukum Setda Kota Kotamobagu di Desa Pontodon Timur, Kecamatan Kotamobagu Utara, Senin (3/8/2026).

Rapat yang dirangkaikan dengan evaluasi pelaksanaan program pemerintah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Wenny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat untuk memastikan seluruh kebijakan dan program prioritas pemerintah daerah terlaksana secara optimal hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.

Kegiatan dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kotamobagu, Sahaya Mokoginta. Dalam arahannya, ia menegaskan terdapat empat agenda utama yang harus menjadi perhatian seluruh camat, sangadi, dan lurah, yakni penguatan administrasi pemerintahan dan pengelolaan keuangan, peningkatan keamanan dan kebersihan lingkungan, persiapan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, serta pelestarian budaya daerah.

“Seluruh perangkat pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan harus menjadi ujung tombak dalam mengimplementasikan visi dan kebijakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, sehingga seluruh program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Sahaya.

Pada aspek administrasi pemerintahan, seluruh pemerintah desa dan kelurahan diminta terus meningkatkan tertib administrasi serta akuntabilitas pengelolaan keuangan. Menurut Sahaya, setiap program dan penggunaan anggaran harus dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.




Rapat juga mengevaluasi kondisi keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan. Camat, sangadi, dan lurah diminta memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur terkait serta menggerakkan partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, bersih, dan nyaman.

Menghadapi peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan diminta segera melakukan berbagai persiapan, mulai dari pemasangan Bendera Merah Putih dan umbul-umbul, pelaksanaan kerja bakti, hingga menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan peringatan sesuai arahan Pemerintah Kota Kotamobagu.

Selain itu, penguatan nilai-nilai budaya daerah juga menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Seluruh camat, sangadi, dan lurah diminta mengawal implementasi kebijakan pemerintah kota mengenai penggunaan Bahasa Mongondow dalam berbagai kegiatan serta pelaksanaan Tari Dana-Dana pada kegiatan pemerintahan maupun kemasyarakatan sesuai Surat Edaran Wali Kota.

“Kita memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga dan melestarikan budaya daerah sebagai identitas masyarakat Bolaang Mongondow. Karena itu, kebijakan penggunaan Bahasa Mongondow dan pelaksanaan Tari Dana-Dana harus dikawal dan diimplementasikan dengan baik di setiap wilayah,” ujar Sahaya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi seluruh perangkat pemerintahan dalam mendukung keberhasilan program daerah.

“Keberhasilan program pemerintah tidak hanya ditentukan di tingkat kota, tetapi juga oleh bagaimana camat, sangadi, dan lurah menggerakkan masyarakat serta membangun koordinasi yang baik di wilayah masing-masing,” katanya.

Menutup rapat koordinasi, Sahaya mengajak seluruh peserta berdiri dan menyanyikan lagu “Padamu Negeri”. Suasana berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan sebagai bentuk penguatan rasa cinta tanah air, pengabdian kepada bangsa dan negara, serta komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Kotamobagu berharap sinergi antara pemerintah kota, kecamatan, desa, dan kelurahan semakin kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, pelayanan publik yang berkualitas, lingkungan yang aman dan bersih, serta pelestarian budaya lokal sebagai identitas masyarakat Bolaang Mongondow.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com