Apakah Pesantren Mulai Ditinggalkan Para Santri?

Narasi penurunan jumlah santri mengemuka di tengah pertambahan jumlah pesantren. Apakah pesantren mulai ditinggalkan?

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Tirto.id

ZONAUTARA.com – Pada Jumat siang di Pondok Pesantren Al-Hamidiyah, Depok, suasana berlangsung khidmat usai waktu istirahat dan azan Salat Jumat. Derap langkah para santri dan lantunan Al-Qur’an yang menggema dari masjid menjadi pemandangan umum di sana. Sekitar 400 santri dari berbagai daerah berkumpul untuk menyimak khotbah Jumat dan menunaikan salat.

Setelah ibadah, kehidupan di pesantren kembali aktif dengan berbagai kegiatan seperti pelajaran, diskusi organisasi, dan ekstrakurikuler. Aktivitas ini menunjukkan bahwa kehidupan santri di pesantren diisi oleh kegiatan beragam yang memperkaya pengetahuan dan keterampilan mereka, tidak semata pengajian bersama para kiai dan ustaz.

Pemandangan serupa umum dijumpai di banyak pesantren di Indonesia, yang telah menjadi bagian sejarah penting bangsa sejak penyebaran Islam di Nusantara. Dalam buku Tradisi Pesantren oleh Zamakhsyari Dhofier, sejak awal abad ke-16, sejumlah pesantren di Pulau Jawa telah menjadi pusat pendidikan Islam. Data EMIS Kementerian Agama mencatat jumlah pesantren terus berkembang, mencapai 339.133 pada tahun ajaran 2026/2027 semester ganjil.

Meski demikian, isu penurunan jumlah santri menyeruak dalam Temu Nasional Pondok Pesantren yang digelar PKB di Jakarta. KH Saifullah Ma’shum menyebut angka santri menurun drastis dari 4,37 juta pada 2021 menjadi sekitar 1,38 juta pada 2026. Fenomena ini diduga salah satunya dipicu oleh rangkaian kasus kekerasan yang mengganggu kepercayaan masyarakat.

Pengasuh Pondok Pesantren Tremas Pacitan, Luqman Harits Dimyati, mengonfirmasi penurunan jumlah santri baru hampir di semua pesantren. Bersama sejumlah kiai, ia memprakarsai gerakan Ayo Mondok untuk memperkenalkan kembali pesantren serta mengembalikan kepercayaan kepada lembaga pendidikan Islam ini.




Diolah dari laporan Tirto.id.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com