ZONAUTARA.com – Badan Pusat Statistik melaporkan bahwa konsumsi rumah tangga di Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 2,67% sepanjang kuartal II-2026. Pertumbuhan ini menjadi kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,29% secara tahunan (year on year/yoy) dan menjadikan konsumsi rumah tangga sebagai motor utama perekonomian dengan distribusi mencapai 53,32%.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I-2026 juga menunjukkan kinerja yang positif dengan peningkatan sebesar 5,45% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Konsumsi rumah tangga tetap memegang peranan signifikan dalam pencapaian ini.
“Pada triwulan II ini, konsumsi rumah tangga masih menjadi sumber pertumbuhan terbesar, yakni sebesar 2,67%,” ujar M. Edy Mahmud, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS dalam rilis yang disampaikan BPS di Jakarta.
M. Edy Mahmud menjelaskan bahwa peningkatan konsumsi rumah tangga dipengaruhi oleh momentum libur hari raya dan hari besar keagamaan. Kategori restoran dan hotel, serta transportasi dan komunikasi menjadi sektor-sektor yang mengalami pertumbuhan signifikan, masing-masing sebesar 6,47% dan 5,71%.
Dengan demikian, konsumsi rumah tangga tetap menjadi harapan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia pada periode tersebut, seiring dengan pergerakan positif di sektor-sektor terkait.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

