ZONAUTARA.com – Kerja perawatan memiliki peran penting dalam melawan opresi, baik di ranah sosial maupun ekonomi. Kegiatan ini seringkali dianggap remeh, padahal kontribusinya sangat fundamental bagi keberlangsungan masyarakat dan melawan ketidakadilan yang ada.
Perawatan, baik itu dalam konteks rumah tangga atau komunitas, menyangkut aktivitas yang esensial seperti membersihkan, merawat anak, dan menjaga kesehatan anggota keluarga. Namun ironisnya, pekerjaan ini sering tidak mendapatkan penghargaan yang layak. Menurut Ellen Bravo, aktivis untuk hak-hak pekerja perempuan di Amerika Serikat, “Perempuan tidak sering mendapat pengakuan atas dampak ekonomi dari pekerjaan yang mereka lakukan di rumah.”
Studi menunjukkan bahwa tanpa kerja perawatan, sistem ekonomi dan sosial akan runtuh. Divisi kerja yang tidak adil ini menunjukkan adanya opresi gender yang masih mengakar. Bravo menekankan, “Kami harus memikirkan ulang bagaimana mendistribusikan pekerjaan ini secara lebih adil dan memastikan semua orang turut berkontribusi.”
Selain itu, konteks budaya juga mempengaruhi bagaimana kerja perawatan dipandang. Di banyak masyarakat, tanggung jawab ini secara tradisional dibebankan kepada perempuan. Namun, perubahan mulai tampak seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya pembagian tugas yang setara dalam rumah tangga. Ini adalah bentuk perlawanan terhadap norma yang menindas.
Penting untuk memastikan ada kebijakan dan sistem yang mendukung kerja perawatan dan mengangkat nilainya di mata masyarakat. Bravo menambahkan, “Pendanaan untuk proyek-proyek sosial serta penyediaan layanan yang lebih terjangkau dapat mengurangi beban yang dipikul oleh perempuan selama ini.” Menghapus opresi memerlukan perubahan struktural mendasar dalam cara kita memperlakukan dan memandang kerja perawatan.
Diolah dari laporan Tirto.id.

