Presiden Taiwan Dievakuasi dengan Kendaraan Lapis Baja dalam Latihan Perang

Presiden Taiwan dievakuasi dalam latihan perang tahunan Han Kuang, persiapan menghadapi ancaman China.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNBC Indonesia – News

ZONAUTARA.com – Presiden Taiwan, Lai Ching-te, dievakuasi menggunakan kendaraan lapis baja dalam latihan perang tahunan Han Kuang, yang dimulai pada Rabu. Langkah ini dilakukan sebagai persiapan Taiwan menghadapi ancaman dari China.

Latihan tempur ini diadakan untuk meningkatkan kesiapan Taiwan jika China mewujudkan ancamannya. Beijing berulang kali telah menyatakan keinginannya untuk merebut Taiwan dengan paksa jika diperlukan. Kantor kepresidenan Taiwan merilis gambar Lai mengenakan pelindung tubuh dan helm militer saat memasuki kendaraan lapis baja. Juru bicara kepresidenan, Karen Kuo, mengatakan bahwa simulasi ini bertujuan untuk menjaga fungsi pemerintahan selama keadaan darurat.

“Mereka melakukan latihan memimpin operasi pertahanan dan menjaga kelangsungan fungsi pemerintah selama situasi darurat,” ungkapnya.

Latihan ini juga meninjau struktur komando dan koordinasi antarlembaga menghadapi situasi tak terduga.

Lai Ching-te berpartisipasi untuk pertama kalinya dalam skenario “Wan Chun” semenjak menjabat sebagai presiden pada tahun 2024. Rencana evakuasi ini telah ada sejak era Perang Dingin ketika mantan Presiden Chiang Kai-shek menghadapi ancaman dari Mao Zedong setelah pemerintah Republik China mundur ke Taiwan pada 1949.

Dalam latihan Han Kuang, pasukan dan peralatan militer disebar ke berbagai wilayah Taiwan. Di Taipei, sistem rudal darat-ke-udara Tien-Kung III ditempatkan dekat bandara Songshan dan markas kementerian pertahanan. Selain itu, kementerian pertahanan juga melaporkan latihan ini melibatkan simulasi respon unit di berbagai lingkungan pertempuran realistis.




Kementerian Pertahanan Taiwan menyatakan akan menguji respons militer dengan skenario berkelanjutan yang mencakup serangkaian operasi, termasuk anti-blokade, serangan pesisir, dan perlindungan target vital. Persiapan ini juga mencakup memperlambat internet seluler untuk menguji komunikasi saat mendekati konflik. Disisi lain, militer China belum memberikan komentar resmi mengenai latihan ini.

Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com