Alasan panitia penyelenggara pilih Upai sebagai lintasan Drag Race Kotamobagu 2026

Panitia mengusulkan tiga lokasi, IMI Sulut turun survey dan tentukan lokasi perlombaan.

Yusril Umbola
Penulis: Yusril Umbola
Editor: Redaktur
Ketua Panitia Drag Race Kotamobagu Lucky Sugeha saat memberikan keterangan pada Selasa 11 Agustus 2026. (Foto: Zonautara.com/Yusril Umbolla)

ZONAUTARA.com – Panitia Open Tournament TDR Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Championship 2026 mengungkap alasan pemilihan Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, sebagai lokasi pelaksanaan perlombaan.

‎Ketua Panitia, Lucky Sugeha, menjelaskan bahwa lokasi tersebut dipilih setelah melalui proses pengusulan dan survei yang dilakukan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Utara.

‎Penjelasan itu disampaikan Lucky kepada sejumlah wartawan di Kafe Kusu-Kusu, Selasa (11/8/2026).

‎Menurut Lucky, sebelum pelaksanaan kegiatan, panitia terlebih dahulu mengusulkan tiga lokasi yang dinilai dapat menjadi tempat pelaksanaan Drag Race, yakni Kelurahan Molinow, Kelurahan Poyowa Kecil, dan Kelurahan Upai.

‎“Namun, yang disurvei oleh IMI dan dinilai memenuhi syarat adalah Upai,” ujar Lucky.

‎Ia mengatakan, setelah panitia mengusulkan sejumlah lokasi, tim survei dari IMI kemudian turun langsung untuk melakukan pemeriksaan terhadap lokasi-lokasi tersebut. Hasil survei selanjutnya menjadi dasar dalam menentukan lokasi yang dinilai memenuhi persyaratan untuk penyelenggaraan perlombaan.

‎“Panitia mengusulkan lokasi. Selanjutnya tim survei melakukan pemeriksaan dan memberikan rekomendasi,” jelasnya.

‎Lintasan perlombaan di Kelurahan Upai tersebut kemudian menjadi lokasi terjadinya kecelakaan maut dalam Open Tournament TDR Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Championship 2026. Peristiwa tragis itu mengakibatkan delapan orang meninggal dunia.

‎Kedelapan korban meninggal dunia tersebut yakni Harianti Mokoginta, warga Bilalang III Utara; Nilawati Mokodongan, warga Pontodon Induk; Ali Jojang, warga Bilalang IV; Januni Pusung (35), warga Bilalang Baru; Ali Ponamaon (65), warga Pontodon; Bio Mokoagow (74), warga Bilalang III; Lisma Mokoginta (38), warga Bilalang III; dan Rugaina Manangin, warga Bilalang IV.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com