ZONAUTARA.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mengumumkan bahwa gempa bumi dengan magnitudo 7 yang mengguncang Laut Flores telah menyebabkan lima orang meninggal dunia. Korban tewas masing-masing dua orang di Sikka dan tiga orang di Manggarai. “Korban meninggal sementara dari laporan yang diterima lima orang, dua di Sikka dan tiga di Manggarai,” katanya dalam konferensi pers di Polda NTT, Sabtu (15/8).
Pemerintah daerah saat ini bekerja bersama tim gabungan untuk melakukan evakuasi dan pendataan terhadap dampak gempa tersebut. “Karena ini dampaknya hampir di seluruh Flores makanya belum bisa secara pasti untuk kerusakan,” lanjut Melki.
Sementara itu, Kapolda NTT, Irjen Rudi Darmoko, menyatakan bahwa proses pendataan kerusakan terus dilakukan. Personel TNI, Polri, SAR, dan BPBD dikerahkan untuk membantu evakuasi serta menyediakan bantuan logistik bagi warga terdampak. Rudi menginstruksikan pembukaan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan pengungsi. “Masyarakat tidak boleh ditinggalkan sendirian, harus terus dibantu,” ujarnya.
Gempa tersebut juga mempengaruhi wilayah sekitar dengan laporan kerusakan yang signifikan serta memicu tsunami di beberapa lokasi dengan ketinggian hampir 1 meter. Upaya pemulihan terus dilakukan untuk menanggulangi dampak bencana ini.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

