ZONAUTARA.com – Hari ini, berita nasional didominasi oleh bencana alam dan upaya diplomasi internasional oleh pemerintah Indonesia. Guncangan gempa yang melanda Nias mengingatkan kita akan pentingnya kesiapsiagaan bencana, sementara di sisi lain, hubungan diplomatik terlihat dari kunjungan menteri Jerman ke Indonesia dan diplomasi dengan Korea Selatan.
Gempa M6,1 Guncang Nias, Tanpa Tsunami
Dilansir dari CNN Indonesia, gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Pulau Nias, Sumatera Utara. Gempa yang terjadi pada Rabu siang tidak memicu tsunami. BMKG melaporkan bahwa guncangan terkeras dirasakan di Tapanuli Utara dengan skala IV MMI.
Baca selengkapnya di CNN Indonesia – Nasional →
Menteri Jerman Kunjungi RI Bahas Energi
CNBC Indonesia melaporkan bahwa Menteri Pembangunan Jerman, Reem Alabali Radovan, mengunjungi Indonesia dengan membawa delegasi bisnis. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memperkuat kemitraan dalam sektor energi terbarukan dan transisi energi berkeadilan sosial.
Baca selengkapnya di CNBC Indonesia – News →
Korsel Ucapkan Belasungkawa untuk NTT
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyatakan belasungkawa atas gempa magnitudo 7,7 yang melanda NTT. Berita dari CNBC Indonesia menambahkan bahwa Lee menyampaikan simpati bagi semua korban serta keluarga yang terdampak bencana ini.
Baca selengkapnya di CNBC Indonesia – News →
DPR Bahas Surat Presiden tentang KRI
Antara melaporkan bahwa DPR sedang menindaklanjuti surat Presiden mengenai penjualan kapal KRI Ki Hajar Dewantara. Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menyebut Komisi I DPR akan menggelar rapat terkait teknis penjualannya.
Baca selengkapnya di Antara – Top News →
Pembahasan mengenai penjualan KRI Ki Hajar Dewantara selanjutnya menunggu hasil rapat Komisi I DPR. Sementara itu, dampak gempa di Nias dan NTT masih memerlukan perhatian khusus dari pemerintah dan masyarakat.

