ZONAUTARA.com – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menargetkan percepatan ekspansi pengembangan energi geotermal dengan mencapai kapasitas 1 gigawatt pada tahun 2028. Program ini merupakan bagian dari upaya PGE untuk mengoptimalkan potensi panas bumi di Indonesia yang diperkirakan mencapai 24 gigawatt.
Direktur Utama PGE, Ahmad Yani, mengungkapkan bahwa penugasan PSPE Cubadak Panti merupakan salah satu langkah terobosan dalam mempercepat pengembangan energi geotermal di Indonesia. Saat ini, PGE telah memiliki kapasitas geotermal sebesar sekitar 727 megawatt.
Menurut Ahmad Yani, percepatan ekspansi ini penting dilakukan guna mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kontribusi energi baru terbarukan dalam bauran energi nasional. Hal ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada sumber energi berbasis fosil yang lebih tidak ramah lingkungan.
PGE berencana untuk memanfaatkan potensi besar panas bumi yang dimiliki Indonesia, dengan melakukan penelitian dan pengembangan yang mendalam serta penerapan teknologi mutakhir. Ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan ketahanan energi lokal.
Pengembangan ini diumumkan dalam program Squawk Box CNBC Indonesia pada Kamis, 20 Agustus 2026, yang menyoroti strategi dan capaian perusahaan dalam rangka mendorong penggunaan energi geotermal yang lebih luas di Indonesia.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

