ZONAUTARA.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengoperasikan empat helikopter water bombing di Kalimantan Selatan guna menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin meluas. Langkah ini dilakukan setelah mempertimbangkan situasi terkini di lapangan, Senin (24/8/2026).
Kepala Subbid Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, menyatakan bahwa semua helikopter sudah siap beroperasi. “Sudah ada empat helikopter yang standby di Kalsel, semuanya dioperasikan hari ini,” ujarnya di Banjarbaru, Senin.
Sebelumnya, hanya tiga helikopter water bombing yang dikerahkan selama satu bulan terakhir. Penambahan dilakukan dengan menggeser satu helikopter dari operasi karhutla di Riau. Berdasarkan catatan BNPB, helikopter water bombing telah melakukan 243 kali operasi bom air di wilayah Kalsel.
Dalam operasional udara tersebut, lebih dari satu juta liter air dijatuhkan ke titik-titik api yang sulit dijangkau petugas di darat. Ariansyah berharap bahwa penguatan operasi udara ini akan membuat upaya pemadaman karhutla menjadi lebih efektif.
Selain operasi udara, petugas gabungan di darat juga terus melakukan pemadaman sesuai dengan pembagian wilayah tugas yang telah ditetapkan.
Diolah dari laporan Antara – Top News.

