ZONAUTARA.com – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera, dimulai dari Provinsi Riau. Kunjungan ini bertujuan memastikan upaya penanganan berjalan cepat, terpadu, dan efektif.
Dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa sebelumnya Presiden Prabowo telah memantau langsung penanganan karhutla di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, sebelum menuju Sumatera. “Kunjungan ini akan menjadi bagian dari komitmen Presiden untuk memastikan negara hadir dan memberikan perlindungan kepada masyarakat yang terdampak karhutla dan kabut asap,” ujar Prasetyo.
Prasetyo menambahkan bahwa langkah tanggap darurat telah dioptimalkan dengan penambahan armada water bombing dan penebalan personel darat dari TNI, Polri, dan Manggala Agni, termasuk penyiagaan fasilitas kesehatan. Presiden juga menginstruksikan tindakan tegas tanpa kompromi terhadap korporasi yang terbukti lalai dalam pengawasan lahan.
Saat ini, fokus penanganan akan diperluas ke wilayah Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Menurut data SiPongi dari Kementerian Kehutanan, terdapat 2.894 titik panas di 10 provinsi di Sumatera, dengan konsentrasi tertinggi di Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi. Pemerintah memperkuat operasi terpadu, termasuk pemadaman darat, pengerahan personel, patroli, serta operasi modifikasi cuaca.
Pemerintah juga memantau kualitas udara yang tercatat sangat tidak sehat di beberapa wilayah, seperti Pekanbaru dengan indeks kualitas udara mencapai 225, Jambi 187, dan Palembang 180. Prasetyo menekankan perlunya pemantauan dan penegakan hukum yang ketat terhadap pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran.
Diolah dari laporan Antara – Top News.

