ZONAUTARA.com – Pemerintah Inggris diharapkan mengumumkan pembatasan baru terkait pembelian barang yang diproduksi di pemukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki Israel. Menteri Luar Negeri Ed Miliband diperkirakan akan menjelaskan langkah-langkah ini di hadapan Dewan Perwakilan pada hari Selasa, yang dapat mencakup pembatasan perdagangan untuk produk pertanian dari pemukiman tersebut.
Pekan lalu, Miliband menyatakan bahwa ia akan mengungkapkan “reset komprehensif” kebijakan pemerintah Inggris terhadap Israel. Sebelumnya, pemerintah Israel telah memperingatkan bahwa mereka akan mengambil tindakan balasan jika ada langkah baru yang diperkenalkan. Pemukiman ini dianggap ilegal menurut hukum internasional, dan beberapa bulan terakhir menyaksikan peningkatan kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat oleh para pemukim.
Seorang menteri mengatakan kepada BBC: “Pernyataan ini akan menjadi reset lengkap dari sifat hubungan Israel-Palestina kami. Ini tidak hanya soal sanksi. Kami berharap ini akhirnya dapat mencapai apa yang telah kami upayakan selama dua tahun terakhir di Timur Tengah.”
BBC News belum melihat rincian lengkap dari langkah-langkah tersebut. Namun, anggota parlemen Partai Buruh yang telah diberi pengarahan mengenai rencana ini percaya bahwa sanksi akan menargetkan perdagangan dengan pemukiman ilegal. Mereka yakin bahwa sanksi ini akan mencakup barang dan jasa.
Perdana Menteri Andy Burnham mengonfirmasi kepada anggota parlemen Partai Buruh pada pertemuan parlemen mingguan mereka pada Senin malam bahwa Miliband akan membuat pernyataan tersebut, menurut sejumlah anggota parlemen yang hadir. Perdana menteri juga dikatakan telah memberi pengarahan kepada para pemimpin internasional tentang rencana ini melalui panggilan telepon pada Senin siang.
Diolah dari laporan BBC News.

