ZONAUTARA.com – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten, Al Amrad, mengonfirmasi bahwa operasi pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Banten, kini diperluas hingga mencakup Pulau Sertung. Para jurnalis, bersama tiga awak kapal, sedang meliput erupsi Gunung Anak Krakatau saat mereka hilang kontak.
Identitas rombongan yang hilang terdiri dari M. Bagus Khoirunnas (28) dari Antara, Ari Basuki (52) dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus (42) dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis lepas. Tiga awak kapal yang turut hilang adalah Warta (55) sebagai kapten kapal, Surakman (60) sebagai ABK, dan Heriyanto (49) yang berperan sebagai pemandu.
Menurut Amrad, tim pencarian telah diberangkatkan ke Pulau Sertung dengan menggunakan RIB dan mendapatkan dukungan dari KN SAR Tetuka. Operasi dimulai sejak pukul 07.00 pagi dari Pantai Carita, Banten. Namun, ia belum bisa memastikan apakah tim tersebut mampu mencapai Pulau Sertung atau tidak, tergantung informasi lapangan dan data terbaru dari PVMBG maupun BMKG.
Di hari keempat operasi, area pencarian diperluas menjadi total 3.243,7 mil laut persegi, mencakup empat sektor utama dan satu sektor khusus. Berbagai alat utama, seperti KN SAR Tetuka 247, KRI Leuser, KRI Karambit, dan lainnya, turut diterjunkan. Operasi ini juga diperkuat dengan drone thermal dan sarana darat tambahan.
Amrad menjelaskan pembagian sektor pencarian tersebut. Sektor A mencakup 1.026 mil laut dengan KRI Kerambit, KP Sanjaya, dan KRI Pahawang. Sektor B mencakup 1.020 mil laut di barat Pulau Lampung dengan KRI Louser dan KRI Anyar. Sektor C mencakup 585 mil laut dengan KN Sar Basudewa dan RIB, sementara sektor D mencakup 585 mil laut dengan KP Hayabusa. Selain sektor utama ini, tim SAR juga memantau pulau-pulau sekitar Gunung Anak Krakatau, termasuk Pulau Sebuku.
Diolah dari laporan Tirto.id.

