ZONAUTARA.com – Kapal motor Balama GT 27 dilaporkan mengalami mati mesin di perairan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Sabtu (12/9) pukul 01.00 WITA. Kapal ini berangkat dari Pelabuhan Rakyat Luwuk menuju Kabupaten Taliabu, Maluku Utara, dengan tiga orang penumpang. Hingga kini, kapal tersebut masih hilang kontak, dan Basarnas telah mengerahkan tim pencarian.
Kepala Kantor SAR Palu, Muh Rizal, mengungkapkan bahwa tim SAR diberangkatkan dari pelabuhan Luwuk di Banggai pada pukul 15.54 WITA. “Kapal khusus SAR telah diberangkatkan sejak sore tadi dari pelabuhan Luwuk di Banggai,” ungkap Rizal kepada Antara, Minggu (13/9/2026).
Pada pukul 12.14 WITA, kapal tersebut mengalami masalah teknis dan pemilik kapal melaporkan kejadian ini sekitar pukul 15.36 WITA. Tiga orang penumpang yang ada di kapal adalah Ismail (nakhoda), Hasan Usman (anak buah kapal), dan La Alami. Perkiraan waktu tempuh ke titik terakhir kapal sebelum hilang kontak adalah sekitar tiga jam.
Tim pencarian melibatkan personel Pos SAR Luwuk dan awak KN SAR Bhisma, petugas Syahbandar Luwuk, pemilik kapal, serta masyarakat setempat. “Kami berharap para penumpang kapal dapat segera ditemukan. Kami juga mengimbau tim SAR gabungan mematuhi standar operasional prosedur (SOP) SAR dan mengedepankan keselamatan,” tambah Rizal.
Tim SAR membawa berbagai peralatan, antara lain alat SAR laut, alat navigasi, alat komunikasi, alat SAR medis, dan peralatan evakuasi. Kondisi cuaca saat ini dilaporkan dalam keadaan baik, menambah harapan tim untuk segera menemukan kapal tersebut.
Diolah dari laporan Detik – Berita.

