ZONAUTARA.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana mengangkat bangkai kapal KMP Virgo Transport 8 dari dasar laut. Langkah ini diambil setelah rapat dengan para pemangku kepentingan dan perusahaan pekerjaan bawah air, menyusul survei kondisi kapal tersebut. Persiapan autopsi korban juga dilakukan dengan menyiapkan reefer container di darat.
Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin Hary Bowo Seno Putro menyatakan bahwa dukungan kenavigasian dan pengerahan armada terus berjalan. “KN Kunyit telah melakukan penandaan kerangka KMP Virgo Transport 8 dengan Wreck Mark Buoy dan penandaan sementara di sekitar lokasi,” ujar Hary dalam keterangan resmi, Sabtu (19/9/2026).
Sebanyak dua unit reefer container dengan kapasitas 20 kaki dari PT Meratus Line telah tiba di RS Bhayangkara Banjarmasin. Selain itu, dua reefer container tambahan sedang diupayakan untuk mempermudah pemindahan jenazah dari lokasi tenggelam ke pelabuhan. Dari manifest kapal berjumlah 243 orang, tim telah menemukan 117 korban dengan rincian 108 orang selamat dan 9 meninggal, sementara 126 lainnya masih dicari.
Tim SAR Gabungan, melalui penyelam TNI AL, berhasil menemukan tiga korban di dalam kapal yang kemudian dievakuasi menuju KRI Gusti Ngurah Rai untuk selanjutnya dipindahkan ke KN SAR Kamajaya. Proses evakuasi berjalan koordinatif dan ketiga korban tersebut akan dibawa ke RS Bhayangkara sesampainya di Dermaga Trisakti, Banjarmasin.
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama Bramantyo mengatakan bahwa operasi SAR dilakukan maksimal, dan proses salvage kapal juga berlangsung. “Tim SAR Gabungan berhasil menemukan tiga korban di dalam kapal melalui penyelaman. Ketiganya dievakuasi dan selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara,” ungkapnya, menambahkan bahwa koordinasi akan terus berlanjut untuk menentukan langkah evakuasi berikutnya.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

