ZONAUTARA.com – Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan BPI Danantara untuk membantu mempercepat pembangunan rute Light Rail Transit (LRT) sesuai harapan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih mengkaji pembiayaan investasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Yang LRT tentu sedang kita kaji, karena ini bagian daripada integrasi moda mass transportasi yang sedang kita siapkan,” kata Dony di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/8/2026).
Dony mengungkapkan bahwa Danantara juga mempertimbangkan pembiayaan untuk proyek kereta api rute Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi, dan Jakarta-Merak. Selain itu, kajian juga dilakukan terhadap rencana integrasi LRT, MRT, dan TransJakarta. “Tidak hanya LRT tetapi juga kereta api yang dari, kita sedang melakukan juga proses elektrifikasi dari Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi, dan Jakarta-Merak. Nanti ini akan terintegrasi seluruhnya, termasuk integrasi LRT dengan MRT dan juga dengan Busway,” ujarnya.
“Jadi ini akan menjadi satu kesatuan, ini yang sedang kita bicarakan nanti dengan Pak Gubernur. Jadi sehingga tidak terpisah-pisah mana yang menjadi porsi KAI, mana yang porsi daripada Jakpro dan lain sebagainya. Ini akan menjadi satu kesatuan,” lanjut Dony.
Sebelumnya, Prabowo menyambut harapan Pramono Anung terkait keberlanjutan pembangunan rute LRT. Prabowo menekankan bahwa Danantara Indonesia wajib membantu dalam proses pembangunan tersebut. Arahan ini disampaikan Prabowo saat peresmian LRT Jakarta rute Kepala Gading-Manggarai, Jakarta, Rabu (16/9).
Prabowo menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dan menambahkan bahwa DKI Jakarta bukan hanya milik warga DKI tetapi milik seluruh bangsa Indonesia. “Karena DKI bukan hanya milik orang yang tinggal di DKI, DKI milik seluruh bangsa,” ucapnya.
Diolah dari laporan Detik – Berita.

