ZONAUTARA.com – Menteri Kelautan dan Perikanan (MenKP) Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengunjungi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Tongke-Tongke, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, pada Jumat (25/9/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memeriksa fasilitas dan berdialog dengan masyarakat nelayan setempat.
Trenggono tiba di KNMP Tongke-Tongke sekitar pukul 09.30 WITA dan langsung mengecek beberapa fasilitas penting. Fasilitas tersebut meliputi sarana pengelolaan dan penanganan hasil perikanan, gudang beku atau cold storage, serta pabrik es batu. Pelbagai infrastruktur ini diharapkan mendukung aktivitas nelayan di daerah tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, Trenggono juga berdialog dengan nelayan untuk mendengar langsung kondisi serta kebutuhan mereka. Salah satu masalah utama yang diangkat adalah keterbatasan pasokan bahan bakar minyak (BBM), khususnya solar yang sangat dibutuhkan untuk kegiatan melaut.
Menteri Trenggono menyatakan bahwa pemerintah akan segera berupaya menanggulangi masalah pasokan solar bagi nelayan. “Yang pertama solar, sesegera mungkin kita benerin,” ujarnya saat berdialog dengan nelayan. Selain itu, Trenggono juga menyoroti pentingnya ketersediaan fasilitas rantai dingin untuk menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan.
Menurut Trenggono, penggunaan es batu tidak cukup untuk menjaga kualitas ikan dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa pemerintah akan mencari solusi terbaik untuk membangun sistem rantai dingin yang lebih efektif di kawasan tersebut. “Yang kedua, nanti kita cari solusi yang terbaik untuk ini, rantai dingin ya. Karena kalau kamu pakai es batu, sampai lebaran kucing pun kualitasnya pasti turun,” tambahnya.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

