ZONAUTARA.com – Motor listrik di Indonesia kini menawarkan skema kepemilikan baru melalui sistem sewa baterai, yang memungkinkan konsumen memperoleh motor dengan harga awal lebih rendah. Pada September 2026, biaya sewa baterai ditetapkan mulai dari Rp84.000 hingga Rp250.000 per bulan, tergantung pada merek, model, jumlah baterai, dan layanan yang dipilih.
Salah satu perusahaan yang menawarkan skema ini adalah VinFast. Produsen ini menyediakan layanan berlangganan baterai untuk tiga model motor listrik mereka, yaitu Evo, Feliz II, dan Viper. Konsumen dapat memilih untuk menyewa satu baterai dengan tarif Rp84.000 per bulan atau dua baterai dengan biaya Rp144.000 per bulan. Ketiga model ini mendukung sistem penukaran baterai yang terletak di bawah jok.
Polytron juga menawarkan program sewa baterai untuk model motornya. Biaya sewa untuk model Fox 200 adalah Rp125.000 per bulan, sementara model Fox 500 dan Fox R dikenakan biaya Rp200.000 per bulan. Polytron menjamin penggantian baterai jika kapasitasnya turun di bawah 85 persen dalam penggunaan normal.
ALVA menyediakan program berlangganan bernama BEBAS untuk model N3 dan CERVO. Untuk ALVA N3, biaya sewa satu baterai adalah Rp150.000 per bulan, dan dua baterai dikenakan Rp250.000 per bulan. Model ALVA CERVO juga dikenakan biaya Rp250.000 per bulan untuk dua baterai. Harga ini sudah termasuk pajak.
Sistem sewa baterai memberikan keuntungan berupa biaya awal lebih rendah karena tidak perlu membeli baterai sekaligus. Namun, konsumen harus memperhatikan biaya dan ketentuan layanan dari setiap merek sebelum memutuskan skema kepemilikan, seperti biaya listrik, perawatan, dan pajak kendaraan.
Diolah dari laporan Antara – Ekonomi.

