ZONAUTARA.com – Krisis keuangan dan politik menjadi sorotan utama berita nasional pada 29 September 2026. Pelemahan nilai tukar Rupiah yang mencapai level mengkhawatirkan dan pengunduran diri Presiden Serbia menunjukkan dinamika ekonomi dan politik yang tidak stabil, memberikan dampak luas baik secara domestik maupun internasional.
Rupiah Lampaui Rp18.000 per Dolar AS
Dari CNBC Indonesia, Bank Indonesia menyoroti pelemahan Rupiah yang mencapai Rp 18.000 per Dolar AS. Pelemahan ini dipicu oleh kenaikan harga minyak global dan tekanan inflasi, di tengah belum tercapainya kesepakatan mengenai pembukaan Selat Hormuz.
Baca selengkapnya di CNBC Indonesia – News →
Basarnas Berpacu Identifikasi Korban KM Virgo
CNN Indonesia melaporkan bahwa Basarnas terus melakukan upaya pencarian dan identifikasi korban KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Tim DVI Polri mengalami kesulitan karena faktor waktu dan kondisi jenazah yang menyulitkan proses identifikasi.
Baca selengkapnya di CNN Indonesia – Nasional →
Presiden Serbia Mundur Setelah Gelombang Protes
Tirto.id mengabarkan bahwa Presiden Serbia Aleksandar Vucic mundur setelah didemo berkali-kali oleh mahasiswa. Mundurnya Vucic memaksa Serbia untuk mengadakan pemilihan presiden baru dalam kurun waktu 90 hari, sementara Ketua Parlemen Ana Brnabic akan menjadi presiden sementara.
Baca selengkapnya di Tirto.id →
UU APBN 2027 Tekankan Audit Khusus Restitusi
Dalam laporan CNBC Indonesia, Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan bahwa UU APBN 2027 menekankan kewajiban audit khusus pada restitusi pajak untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Ini merupakan langkah meningkatkan disiplin dalam pengelolaan penerimaan negara.
Baca selengkapnya di CNBC Indonesia – News →
Dengan krisis ekonomi global yang mempengaruhi negara seperti Indonesia dan situasi politik yang memanas di Serbia, waktu yang akan menunjukkan bagaimana respon pemerintah terhadap tantangan tersebut.

