ZONAUTARA.com – Jumlah korban tewas akibat kecelakaan mobil Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, bertambah menjadi tiga orang. Insiden ini terjadi pada Selasa (29/9) sekitar pukul 14.40 WITA ketika petugas Damkar sedang menuju lokasi kebakaran lahan. “Iya benar, bertambah, ada satu personel kita meninggal dunia,” ujar Kasatpol PP dan Damkar Pangkep, Hapiluddin, Rabu (30/9).
Kecelakaan terjadi di Kampung Tujung Batu, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Labakkang, ketika mobil pemadam yang ditumpangi oleh personel mengalami terguling. Sebelumnya, dua personel bernama Ince Irwan dan Rusman Hadi telah dilaporkan meninggal dunia di lokasi. Lima orang lainnya dilarikan ke rumah sakit, dan dalam penanganan medis, korban bernama Jamaluddin dinyatakan meninggal dunia.
Menurut Hapiluddin, total ada tujuh orang personel yang berada di dalam kendaraan tersebut, tiga di antaranya termasuk sopir berada di dalam kabin, sementara empat lainnya duduk di belakang. Mobil pemadam tersebut dalam perjalanan dari arah Makassar menuju Barru ketika mendadak harus menghindari kendaraan di depannya.
“Mobil pemadam bergerak dari arah Makassar menuju ke depan (Barru) di lajur kanan. Tapi, saat melintas tiba-tiba ada mobil di depan, sehingga pengemudi berusaha menghindari ke kiri, lalu banting ke kanan,” ungkapnya.
Usman, salah satu saksi mata, menjelaskan bahwa manuver mendadak yang dilakukan pengemudi menyebabkan hilangnya kendali atas kendaraan, hingga mobil oleng dan akhirnya terbalik di tengah jalan. “Pengemudi tidak bisa menguasai kendaraannya, lalu oleng lalu terbalik sendiri,” jelasnya.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

