ZONAUTARA.com – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) meluncurkan program Danamon Hadiah Beruntun yang berlangsung dari 15 September 2026 hingga 30 April 2027. Program ini memberikan kesempatan kepada nasabah untuk memenangkan ratusan hadiah melalui dua periode Undian Tabungan setiap empat bulan serta satu pengundian Grand Prize pada akhir program.
Hadiah yang disediakan mencakup kategori yang relevan dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat, seperti kendaraan, perangkat digital, voucher perjalanan, voucher emas, dan saldo Danamon LEBIH PRO. Hadiah utama termasuk satu unit Mercedes-Benz A 200 Sedan, 25 Travel Voucher senilai Rp30 juta, serta 150 saldo Danamon LEBIH PRO senilai USD100. Selain itu, tersedia hadiah lain berupa 22 Mitsubishi Destinator GLS, 22 Honda Brio CVT, 22 Yamaha Fazzio Hybrid, 44 iPad 11 inci, dan voucher emas dengan nilai hingga Rp150 juta.
Consumer Banking Head PT Bank Danamon Indonesia Tbk Ivan Jaya menuturkan, program ini diluncurkan beriringan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk lakukan precautionary saving, yaitu menabung sebagai langkah antisipasi kebutuhan dan ketidakpastian masa depan. “Program ini diharapkan dapat membantu nasabah membangun kebiasaan menabung yang sehat,” ujarnya.
Dalam konteks pengalaman konsumen, analisis Kantar menunjukkan bahwa masyarakat cenderung merespons positif terhadap pengalaman yang mengandung unsur partisipasi dan penghargaan karena dapat memperkuat kedekatan mereka dengan merek. Melalui program ini, Danamon berharap nasabah lebih konsisten dalam menabung dan bertransaksi, serta memperkokoh hubungan jangka panjang dengan nasabah.
Program apresiasi ini juga diharapkan dapat menjaga pertumbuhan tabungan di industri perbankan. Namun, kewaspadaan terhadap risiko penipuan perlu ditingkatkan. Lebih dari 660 ribu laporan penipuan diterima sepanjang November 2024 hingga Agustus 2026, menurut Indonesia Anti-Scam Centre. Oleh karena itu, Danamon mengimbau nasabah untuk menggunakan kanal resmi Danamon dan tidak membagikan data sensitif perbankan.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

