ZONAUTARA.com – Seorang pengusaha diserang di rumahnya di Solihull oleh sejumlah pria bertopeng yang memaksa masuk dan mengancam membunuh istrinya yang tengah hamil besar jika ia tidak menyerahkan ratusan ribu pound dalam bentuk cryptocurrency. Kejadian mengejutkan ini berlangsung selama 45 menit dan terekam dalam kamera keamanan rumah.
Pemerintah Inggris, melalui Crimestoppers, menawarkan hadiah sebesar £10,000 bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi terkait serangan ini, yang oleh para ahli diidentifikasi sebagai “wrench attack”, sebuah jenis pencurian kekerasan yang mengincar para investor kripto.
Narasi mengerikan ini diceritakan oleh pasangan yang meminta identitas mereka dirahasiakan kepada BBC. Dalam kejadian tersebut, pria yang disebut “James” oleh BBC ini menggambarkan bagaimana ketiga penyusup memaksanya membuka ponsel dan menyerahkan info terkait dompet kripto miliknya.
“Saya mendengar suara dari FaceTime berkata: ‘Tunjukkan semua yang ada di ponselnya. Tunjukkan aplikasi apa yang dia punya’,” ungkap James.
Setelah mengidentifikasi dompet kripto yang berisi dana besar, ancaman dari pelaku semakin meningkat dan mereka memaksa James untuk mentransfer tabungan kriptonya. Selain kripto, para penyerang juga mencuri beberapa jam tangan Rolex mewah dari rumah tersebut.
Kejadian ini menambah data peningkatan “wrench attack” terkait kripto, di mana menurut Chainalysis, sebanyak $30 juta telah dicuri dalam perampokan kekerasan hingga Juni tahun ini. Fenomena ini cukup marak terjadi di negara-negara seperti Amerika Serikat, Brasil, dan Thailand, namun Prancis mencatat serangan terbanyak akibat kebocoran data di kantor pajak.
Diolah dari laporan BBC News.

