Mendagri Tandatangani SEB Digitalisasi Layanan Haji

Mendagri Tito Karnavian menandatangani SEB digitalisasi layanan haji berbasis data kependudukan untuk meningkatkan kualitas dan mencegah kecurangan.

Redaktur AI
Penulis:
Foto: CNN Indonesia – Nasional

ZONAUTARA.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian telah menandatangani Surat Edaran Bersama (SEB) mengenai Digitalisasi Layanan Jemaah Haji Berbasis Data Kependudukan di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Jumat (9/10). Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dan mencegah kecurangan dalam pelaksanaan ibadah haji, dengan melibatkan Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Kesehatan.

SEB tersebut diharapkan dapat memperbaiki sistem pelayanan jemaah haji melalui penggunaan data kependudukan dan penguatan proses verifikasi calon jemaah. “Oleh karena itu kita sudah bersepakat, kami bertiga untuk mendukung pelayanan haji dan umrah dengan kualitas lebih baik,” ujar Tito sebelum menandatangani SEB.

Tito menyatakan bahwa penyelenggaraan haji dan umrah menjadi perhatian penting bagi Indonesia, mengingat tingginya jumlah calon jemaah dengan kuota terbatas yang menyebabkan antrean panjang. Situasi ini berpotensi membuka peluang penyimpangan, seperti percaloan dan upaya mendahului antrean dengan identitas palsu. “Permasalahan kuota ini dan antre ini, ini kemudian bisa moral hazard,” jelasnya.

Kemendagri memanfaatkan basis data kependudukan melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang dapat digunakan untuk memverifikasi identitas calon jemaah. Informasi biometrik seperti pengenalan wajah, sidik jari, dan iris mata bisa meningkatkan keakuratan identitas. “Kami sudah bersepakat dengan Kementerian Haji dan Umrah memanfaatkan data Dukcapil ini, untuk memverifikasi semua calon-calon yang akan berangkat haji,” ujarnya.

SEB juga menjadi landasan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi layanan haji, sementara aspek kesehatan juga menjadi perhatian penting. Dinas Dukcapil dan Dinas Kesehatan diharapkan bekerja sama dengan kantor wilayah Kementerian Haji dan Umrah untuk memastikan proses administrasi dan pemeriksaan kesehatan berjalan lancar dan sesuai ketentuan. “Sehingga penanganan tiap-tiap daerah juga berlaku tertib, tidak menimbulkan masalah,” tandasnya.




Penandatanganan SEB ini juga dihadiri oleh Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf Hasyim, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, serta pejabat terkait lainnya.

Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com