ZONAUTARA.com – Dewan Kesenian Klaten di Jawa Tengah menyelenggarakan pementasan wayang kulit dengan lakon “Petruk Dadi Ratu” di Taman Budaya Monumen Juang 45 pada Jumat (9/10) malam. Acara ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten.
Pentas yang dibawakan oleh dalang Ki Jalu Tomo Pandoyo ini dihadiri oleh Bupati Klaten, Ketua DPRD, serta pejabat daerah lainnya. Ketua Umum Dewan Kesenian Klaten, Sunarna, menyampaikan bahwa pergelaran ini merupakan program dari Dewan Kesenian Klaten dalam merayakan Hari Jadi Klaten. “Pergelaran wayang kulit dengan lakon Petruk Dadi Ratu, yang dibawakan oleh dalang muda Klaten Ki Jalu Tomo Pandoyo, adalah dalam rangka Hari Jadi ke-222 Klaten, sekaligus untuk memberikan tontonan dan hiburan masyarakat,” ujar Sunarna.
Selain itu, Sunarna menyatakan bahwa Dewan Kesenian Klaten juga mempersiapkan pementasan wayang kulit lain yang melibatkan potensi dalang lokal untuk menyambut Hari Wayang Dunia yang akan diperingati pada 7 November 2026. Bupati Klaten yang diwakili Staf Ahli Joko Hendrawan menekankan pentingnya peran kesenian wayang sebagai mahakarya tradisional yang diakui dunia, penuh dengan falsafah hidup dan nilai moral.
“Tri Karsa Budaya ini harus hadir dalam setiap deru pembangunan di Kabupaten Klaten. Karena, kebudayaan fondasi utama pembentukan karakter masyarakat yang bersatu, berdaya saing, dan berakhlak mulia,” tegasnya tentang pentingnya kebudayaan dalam pembangunan karakter masyarakat.
Pertunjukan pada Senin malam (23/3) tersebut juga menampilkan dua dalang lainnya, Ki KRAT Radyo Adinegoro dan Ki Gendreh Kemasan, sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas budaya lokal dan menjadi wahana edukasi budaya.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

