ZONAUTARA.com, TOMOHON – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Cagar Alam (CA) Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Selasa (13/10/2026). Kepala Seksi Wilayah I Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara, Hendrik Rundengan membenarkan peristiwa tersebut.
Menurutnya, sekitar 200 hektar kawasan terbakar dari total 720 hektar luas kawasan CA Lokon.
“Kejadian terpantau sejak pukul 10 pagi,” ujar Hendrik saat dihubungi Zonautara.com, Selasa malam.
Upaya pemadaman ditangani lintas sektor dengan melibatkan BKSDA Sulut. Wali Kota Tomohon Caroll Senduk turun langsung mengkoordinasi upaya pemadaman.
Turut pula terlibat lintas instansi antara lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tomohon, Pemadam Kebakaran Tomohon, Satuan Polisi Pamong Praja Tomohon, Polri, TNI, unsur pemerintah kecamatan, kelurahan dan masyarakat setempat.
Menurut berbagai laporan, api menyebar di kawasan lereng gunung dan bergerak ke arah utara, sekitar Batu Licin. Tiupan angin mempercepat penyebaran api ke area lain, sementara petugas gabungan berupaya mencegah kebakaran menjangkau permukiman penduduk.
Penyebab kebakaran sedang diselidiki, tetapi menurut Hendrik satu orang terduga sedang diperiksa Polresta Tomohon.
“Pelaku terinformasi mengalami gangguan jiwa,” jelas Hendrik.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tomohon, Hengkie Y. Supit, menjelaskan bahwa koordinasi dengan aparat kelurahan dan warga dilakukan untuk mengantisipasi perambatan api ke wilayah yang dihuni penduduk.
Selain petugas pemerintah kota, dukungan pemadaman juga dilaporkan datang dari Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lahendong dan PDAM Kota Tomohon.
Sementara itu, Kapolres Tomohon AKBP Novrial Alberti Kombo mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan.
“Menjaganya adalah tanggung jawab bersama,” ujar Novrial.
Kepolisian juga mengingatkan warga untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan maupun meninggalkan sisa perapian yang masih menyala di kawasan hutan.

Kebakaran ini menjadi ancaman terhadap vegetasi di dalam kawasan Cagar Alam Gunung Lokon. Namun, luas kerusakan ekologis, jenis vegetasi yang terdampak, serta kemungkinan gangguan terhadap satwa liar belum diketahui secara terperinci.
Hingga berita ini diterbitkan pada Selasa malam, belum ada konfirmasi bahwa seluruh titik api berhasil dipadamkan. Petugas masih memprioritaskan pengendalian kebakaran dan perlindungan permukiman di sekitar kawasan gunung.

