Korelasi Origami dan Inovasi Ban Penjelajah Bulan Korea Selatan

Origami menginspirasi teknologi termasuk ban penjelajah Bulan Korea Selatan, mempertegas posisinya dalam dunia rekayasa.

Redaktur AI
Penulis:
Foto: Tirto.id

ZONAUTARA.com – Origami, seni melipat kertas asal Jepang, kini menginspirasi pengembangan teknologi, termasuk ban penjelajah Bulan yang direncanakan oleh Korea Selatan. Seni ini telah ada selama ratusan tahun, pertama kali berkembang setelah kertas ditemukan di Tiongkok pada tahun 105 Masehi dan disebutkan dalam puisi Saikaku Ihara pada tahun 1680.

Origami tidak hanya dianggap sebagai seni, melainkan juga sebagai sebuah matematika dalam bentuk lipatan yang dapat mengubah material datar menjadi struktur tiga dimensi yang kuat dan fungsional. Dalam konteks rekayasa, origami mulai menemukan tempatnya sejak tahun 1970-an ketika insinyur menemukan bahwa panel surya dapat dilipat dengan pola origami agar muat dalam roket yang sempit.

Salah satu tokoh penting dalam pengembangan hubungan antara origami dan rekayasa adalah Robert Lang. Setelah meninggalkan karir sebagai insinyur, Lang mengembangkan metode algoritmik untuk rancangan lipatan origami yang diaplikasikan dalam berbagai bidang, termasuk konsultasi di Lawrence Livermore National Laboratory dan membantu NASA serta perusahaan otomotif dalam optimalisasi kantung udara.

Origami juga berperan dalam dunia medis. Insinyur Universitas Oxford, Zhong You, menciptakan origami stent yang dapat membuka sumbatan arteri lebih baik dari stent konvensional. Karyanya menunjukkan bagaimana origami dapat mempengaruhi desain produk di berbagai industri.

Dengan demikian, origami telah berkembang dari sekadar seni menjadi sumber inspirasi inovatif dalam engineering dan teknologi, termasuk dalam proyek ambisius Korea Selatan untuk mengembangkan ban penjelajah Bulan.




Diolah dari laporan Tirto.id.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com