ZONAUTARA.com – Teleskop luar angkasa Hubble yang dioperasikan oleh NASA kembali memberikan hasil pengamatan yang luar biasa dari kedalaman kosmos. Baru-baru ini, Hubble berhasil mengabadikan citra galaksi spiral NGC 1827 yang terlihat dari sudut miring (edge-on). Galaksi ini berjarak sekitar 37 juta tahun cahaya dari Bumi dan terletak di konstelasi Columba atau Merpati.
Hubble menggunakan instrumen Advanced Camera for Surveys untuk menangkap gambar NGC 1827. Dalam citra tersebut, terlihat pita debu berwarna cokelat kemerahan yang tampak membelah badan galaksi secara memanjang. Di sepanjang piringan galaksi ini, terdapat wilayah-wilayah bercahaya biru cerah yang didominasi oleh jalur debu gelap, yang diyakini sebagai area pembentukan bintang baru (star-forming regions).
Sebagai tambahan, hasil pengamatan ini juga menampilkan sebuah bintang latar depan (foreground star) yang terletak di sebelah kiri tonjolan pusat galaksi. Bintang ini posisinya jauh lebih dekat ke Bumi dibandingkan galaksi itu sendiri, dan terlihat jelas dengan efek pembelokan cahaya yang menghasilkan empat lonjakan difraksi berbentuk silang pada bintang tersebut. Pada latar belakang yang gelap, terdapat bintik-bintik galaksi lain yang berjarak sangat jauh.
Potret dari galaksi NGC 1827 ini diambil sebagai bagian dari program survei besar yang dilakukan oleh NASA, di mana Hubble mendapatkan tugas untuk mempelajari sekitar 260 galaksi satelit yang mengelilingi 22 galaksi induk yang mirip dengan Bimasakti. Hingga kini, 111 galaksi telah diamati, dan masih diperlukan setidaknya 149 kali orbit Hubble untuk menyelesaikan misi ini.
Pengamatan terhadap galaksi bermassa rendah dalam program survei ini sangat penting untuk perkembangan ilmu astronomi. Data yang dikumpulkan akan memberikan wawasan bagi ilmuwan untuk menguji serta menyempurnakan model kosmologis yang ada, terutama di skala kecil yang kerap tidak sesuai dengan hasil observasi.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

