ZONAUTARA.com – MIS Alkhairaat Mogolaing, MTsN 2 Kotamobagu, dan SMA Negeri 1 Kotamobagu meraih gelar juara umum pertama pada masing-masing kelompok jenjang dalam kejuaraan renang antarpelajar Znergy Student Cup 2026. Sementara itu, TK Christi Regis menjadi pemenang pada jenjang TK.
Kejuaraan yang berlangsung pada 23–24 Oktober 2026 tersebut menjadi wadah bagi pelajar di Bolaang Mongondow Raya (BMR) untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengukur hasil pembinaan atlet renang di sekolah dan klub.
Berdasarkan klasemen sekolah terbaik per kelompok umur, MIS Alkhairaat Mogolaing menempati posisi pertama pada kelompok usia sekolah dasar dengan raihan 6 medali emas, 17 perak, dan 16 perunggu. Kontingen yang terdiri dari 29 atlet itu mengumpulkan 97 poin.
Posisi kedua ditempati SD Islam Green Montessori dengan 57 poin, disusul TK Satu Atap SDN 2 Molinow dengan 50 poin. Keduanya masing-masing mengoleksi 10 medali emas, dengan rincian dua perak dan satu perunggu untuk SD Islam Green Montessori, sementara TK Satu Atap SDN 2 Molinow tidak memperoleh medali perak maupun perunggu.
Pada kelompok SMP dan sederajat, MTsN 2 Kotamobagu menjadi juara umum pertama dengan 34 poin, hasil dari lima medali emas dan tiga perak. SMP Negeri 2 Kotamobagu berada di posisi kedua dengan 21 poin, sedangkan SMP Negeri 1 Kotamobagu menempati posisi ketiga dengan 15 poin.
Sementara itu, pada kelompok SMA dan sederajat, SMA Negeri 1 Kotamobagu keluar sebagai juara umum pertama dengan 31 poin. Sekolah tersebut mengumpulkan lima medali emas dan dua perak.
Posisi kedua ditempati SMK Negeri 1 Modayag Barat dengan 20 poin, setelah meraih empat medali emas. Adapun SMAS Kristen Kotamobagu berada di peringkat ketiga dengan 12 poin, hasil dari tiga medali perak dan tiga perunggu.

Wadah pembinaan atlet pelajar
Manager Znergy Aquatic Club, Fadhilah Rizki, mengatakan antusiasme pelajar dalam mengikuti kejuaraan tersebut menjadi salah satu hal yang menonjol selama pelaksanaan lomba.
Menurutnya, Znergy Student Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi atlet muda untuk mengembangkan kemampuan dan memperoleh pengalaman bertanding.
Kejuaraan tersebut mempertandingkan pelajar dari berbagai sekolah di BMR. Penyelenggara juga menyiapkan penghargaan bagi tiga sekolah terbaik pada setiap jenjang serta penghargaan Best Swimmer untuk peringkat pertama, kedua, dan ketiga pada setiap kategori.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Bolaang Mongondow, Ashari Sugeha, yang menutup kegiatan tersebut, menilai kejuaraan renang antarpelajar penting untuk menemukan calon atlet berprestasi.
“Lomba yang bagus sekali untuk mencari bibit potensi prestasi di masa datang,” kata Ashari.
Ia menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurutnya, pembinaan olahraga renang juga berpeluang mendapat perhatian dalam persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
“Akan memprioritaskan salah satunya cabor akuatik renang nanti untuk pelaksanaan Porprov nanti dan memfasilitasi pembinaan,” ujarnya.
Ashari juga bersyukur kejuaraan dapat berlangsung dengan aman dan sukses.
Dukungan pemerintah, menurutnya, menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan pembinaan atlet, sehingga potensi yang terlihat dalam kompetisi dapat dikembangkan melalui latihan dan program pembinaan yang lebih terarah.
Sekolah siap mendukung atlet potensial
Dukungan terhadap pembinaan atlet juga disampaikan guru pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) MIS Alkhairaat Mogolaing, Anwari Raupu.
Sekolah tersebut menjadi juara umum pertama pada kelompok usia sekolah dasar dengan melibatkan 29 atlet.
Anwari mengatakan sekolah berkomitmen memberikan dukungan moril maupun materiel kepada para atlet agar mereka dapat terus mengembangkan kemampuan di cabang olahraga yang ditekuni.
“Dukungan sekolah untuk ke-29 atlet akan berusaha semaksimal mungkin, baik secara moril maupun materiel, untuk mengasah potensi tiap atlet lewat lomba-lomba dari tiap cabang olahraga, salah satunya cabang olahraga renang,” kata Anwari.
Ia menilai kejuaraan yang diselenggarakan Znergy Akuatik Sulawesi Utara memberikan kesempatan bagi atlet usia sekolah dasar untuk menyalurkan kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman bertanding.
Menurutnya, kompetisi seperti ini dapat menjadi langkah awal bagi pelajar yang memiliki potensi untuk meningkatkan kemampuan dan berkembang menjadi atlet profesional.
“Kami selaku pihak sekolah akan menindaklanjuti atlet-atlet yang memiliki potensi. Kami siap menyalurkan potensi mereka agar lebih berkembang, sehingga kemampuan atlet sekolah dapat meningkat dan bersaing di skala nasional,” ujarnya.
Anwari berharap kejuaraan tersebut dapat berlangsung secara berkelanjutan sehingga semakin banyak pelajar memperoleh kesempatan mengikuti kompetisi renang.

Orang tua dan atlet ikut membangun semangat kompetisi
Ketua Perlombaan Znergy Student Cup 2026, Zefanya In Christo Tambuwun, mengatakan kejuaraan tersebut menjadi ruang pembibitan atlet sekaligus mendorong kerja sama antara pemerintah, klub, atlet, sekolah, dan orang tua.
Ia melihat para atlet berusaha memberikan kemampuan terbaik dalam setiap nomor pertandingan. Pengalaman bertanding di hadapan penonton juga menjadi bagian penting dari proses pembentukan mental atlet muda.
“Lewat lomba ini, Coach bisa melihat atlet memberikan effort terbaik di setiap nomor pertandingan dan semangat bahkan kebanggaan orang tua saat melihat anaknya berhasil keluar dari zona nyaman dengan berdiri di hadapan banyak penonton untuk menunjukkan hasil kerja keras selama latihan,” kata Zefanya.
Menurutnya, keberanian tampil di arena pertandingan merupakan pengalaman berharga bagi pelajar yang sedang mengembangkan kemampuan olahraga.
Ia berharap para atlet tidak berhenti berlatih setelah kejuaraan berakhir. Peningkatan kemampuan perlu dilakukan secara konsisten agar prestasi mereka terus berkembang.
Zefanya juga berharap olahraga renang dapat menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, tidak hanya sebagai cabang olahraga kompetitif.
“Harapan Coach adalah atlet terus semangat meningkatkan kemampuan lewat latihan dan agar olahraga renang ini bisa menjadi gaya hidup berkelanjutan yang disenangi semua kalangan,” ujarnya.
Ia menilai hasil dan pelaksanaan Znergy Student Cup 2026 menunjukkan bahwa sumber daya atlet dan pembinaan renang di BMR memiliki potensi untuk berkembang ke tingkat yang lebih tinggi.
“Dari hasil dan pelaksanaan lomba ZSC 2026 ini juga menunjukkan bahwa sumber daya di BMR sudah sangat siap untuk naik level dengan persiapan lomba se-Indonesia Timur di tahun depan,” kata Zefanya.
Znergy Student Cup direncanakan menjadi agenda tahunan
Di sisi lain, Ketua Znergy Aquatic Club Sulawesi Utara (Sulut), Noldy Tambuwun, mengatakan kejuaraan tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari program peringatan ulang tahun ketiga Znergy Aquatic Club Sulut.
Noldy mengatakan, tujuan utama penyelenggaraan kompetisi adalah mengevaluasi hasil pembinaan dan perkembangan prestasi atlet renang, khususnya di kalangan pelajar.
“Tidak ada motivasi lain selain ingin melihat sejauh mana capaian pembinaan dan peningkatan prestasi anak-anak kita, khususnya di cabang olahraga renang,” ujarnya.
Ia mengakui persiapan kejuaraan menghadapi sejumlah kendala dan tantangan. Bahkan, menurut Noldy, komposisi panitia mengalami perubahan akibat tekanan dan ancaman yang berkaitan dengan beberapa anggota panitia yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Kotamobagu.
Noldy juga menjelaskan alasan penyelenggara meminta rekomendasi dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dan Aquatic Bolaang Mongondow untuk pelaksanaan kejuaraan tersebut.
Ia menyebut Znergy Aquatic merupakan klub resmi yang tercatat sebagai anggota Federasi Akuatik Indonesia dan memiliki kegiatan di sejumlah wilayah di Sulawesi Utara.
Karena peserta Znergy Student Cup berasal dari wilayah BMR dan pelaksanaan lomba berlangsung di Bolaang Mongondow, pihaknya mengajukan rekomendasi kepada pemerintah kabupaten melalui Dinas Pendidikan serta Akuatik Bolaang Mongondow.
Menurut Noldy, dukungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menjadi salah satu faktor yang memungkinkan kejuaraan terlaksana. Ia menyampaikan bahwa Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, mendukung pelaksanaan kompetisi tersebut hingga memperebutkan Piala Bupati Bolaang Mongondow.
Noldy mengatakan kejuaraan ini direncanakan menjadi agenda tahunan, dengan pembiayaan yang akan diatur melalui APBD Kabupaten Bolaang Mongondow.
“Hal ini menjadi sebuah kebanggaan bagi kami, Znergy Akuatik Sulawesi Utara, karena telah dipercayakan untuk bermitra dengan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow,” katanya.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Bupati Bolaang Mongondow, dengan sambutan yang disampaikan Asisten Bidang Administrasi dan Umum, Ramlah Mokodongan. Kepala Dinas Pendidikan Bolaang Mongondow, Irlansyah Mokodompit, dan Ketua Akuatik Bolaang Mongondow, Moh. Triasmara Akub, juga hadir dan memberikan sambutan.
Noldy menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, perangkat pertandingan, pengelola kolam renang, tenaga medis, sponsor, orang tua, guru pendamping, sekolah, serta seluruh panitia yang terlibat dalam penyelenggaraan kejuaraan.
Ia secara khusus mengapresiasi dukungan Technical Delegate Dwi Pujiastuti Akub, Ketua Perlombaan Zefanya In Christo Tambuwun, para wasit, dan pengelola Kolam Renang Bagas Raya.

Menjaga keberlanjutan pembinaan
Noldy mengakui penyelenggaraan Znergy Student Cup 2026 masih memiliki kekurangan. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa belum puas terhadap pelaksanaan kegiatan.
Namun, ia berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi titik awal untuk memperkuat pembinaan atlet renang di BMR melalui kolaborasi antara klub, sekolah, pemerintah, dan keluarga.
Antusiasme peserta dan dukungan sekolah menjadi modal penting untuk membangun pembinaan yang berkelanjutan. Tantangan berikutnya adalah memastikan pelajar yang menunjukkan potensi memperoleh kesempatan berlatih, mengikuti kompetisi, dan mengembangkan prestasi.
Melalui Znergy Student Cup, penyelenggara berharap semakin banyak atlet muda di BMR yang mampu meningkatkan kemampuan dan bersaing pada kejuaraan dengan tingkat persaingan lebih tinggi.
Penyelenggaraan Znergy Student Cup 2026 didukung oleh Znergy Akuatik Club Sulawesi Utara, Akuatik Indonesia Cabang Bolaang Mongondow, Blue Elite Swim Tribe (BEST Sulut), Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, dan Sportkit.id.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi untuk menyukseskan kejuaraan renang antarpelajar sekaligus mendorong pembinaan dan peningkatan prestasi atlet renang di Bolaang Mongondow Raya.

