ZONAUTARA.com – Universitas Tarumanagara (Untar) di Jakarta menjadi tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Mahasiswa Nasional 2026 yang diadakan pada 20–23 Oktober 2026. Acara ini, yang dipelopori oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), mengumpulkan mahasiswa dari berbagai daerah dalam kompetisi seni paduan suara.
Mengusung tema “Bersatu dalam Harmoni, Berkarya dalam Kasih, Memberi Dampak”, Pesparawi tahun ini diikuti oleh 25 kontingen perguruan tinggi dengan total 1.150 peserta yang terdiri atas mahasiswa, pelatih, ofisial, dan pendamping. Semua peserta telah lolos seleksi pra-nasional.
Pada pembukaan yang digelar Kamis (22/10), Rektor Untar, Prof. Dr. Amad Sudiro, menekankan pentingnya semangat keberagaman yang diibaratkannya seperti paduan suara yang memerlukan sikap saling menghargai untuk menciptakan harmoni yang indah. “Keberagaman bukan sumber perpecahan, justru menjadi kekayaan yang melahirkan keindahan bila disatukan dengan saling menghormati, seperti harmoni dalam paduan suara,” ungkap Prof. Amad.
Pernyataan ini didukung oleh Ketua Tim Kerja Kemahasiswaan Direktorat Belmawa, Sukino, S.Pd., yang memandang prestasi mahasiswa tak hanya diukur dari kemenangan, namun melalui proses belajar, disiplin, keberanian tampil, serta kemampuan menerima masukan.
Penutupan acara pada Jumat (23/10) di Auditorium Gedung M, Kampus I Untar, Jakarta, diresmikan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah III DKI Jakarta, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, yang menyatakan bahwa seni dan musik bisa menyatukan beragam individu. Kesuksesan Untar tak hanya sebagai penyelenggara, tetapi juga sebagai juara dengan Paduan Suara Universitas Tarumanagara (PSUT) yang meraih medali emas.
Ajang ini juga memberikan pengalaman berharga bagi peserta lain, seperti Algorius Oemanas dari Universitas Timor, yang merasa bangga bisa membawa nama kampusnya ke tingkat nasional. Kebersamaan juga dirasakan oleh kontingen lainnya seperti Universitas Katolik Parahyangan dan Universitas Kristen Duta Wacana.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

