ZONAUTARA.com – Kinerja Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam menyelesaikan sejumlah masalah strategis bangsa mendapatkan apresiasi dari lembaga pemantau birokrasi dan pelayanan publik, Indonesian Bureaucracy and Service Watch (IBSW).
Chairman IBSW, Nova Andika, mengungkapkan bahwa gaya kerja Dasco yang proaktif dan berfokus pada hasil nyata pantas dijadikan contoh untuk birokrasi dan pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, sepanjang tahun 2026, Dasco konsisten menunjukkan kinerja di luar sekadar wacana, melainkan mengawal langsung penyelesaian berbagai regulasi yang berdampak pada rakyat.
“Yang kami cermati dari IBSW, Dasco menunjukkan pola kerja yang berorientasi pada penyelesaian, bukan sekadar retorika. Beliau tidak menunggu persoalan membesar, tetapi proaktif memanggil kementerian dan lembaga terkait untuk duduk bersama mencari solusi. Dari perspektif tata kelola birokrasi, inilah yang kita harapkan dari pimpinan lembaga negara — hadir, responsif, dan menuntaskan,” ujar Nova dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (27/10).
Nova menyoroti peran Dasco dalam pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru pada Rapat Paripurna DPR, 6 Oktober 2026. Undang-undang ini merupakan amanat Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023. Dasco berhasil mengawal pembahasan agar tidak tertunda dan selesai tepat waktu.
Selain itu, penerbitan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 mengenai Perlindungan Ekosistem Transportasi Berbasis Platform Digital juga merupakan capaian signifikan yang berimbas pada kesejahteraan pekerja sektor informal. Aturan tersebut membatasi potongan biaya aplikasi maksimal sebanyak 8 persen, memberikan keuntungan lebih bagi pengemudi ojek online.
Nova juga memuji peran Dasco dalam penanganan terpadu kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pada Rapat Paripurna DPR, 8 September 2026, Dasco berusaha untuk memastikan penanganan karhutla dilakukan secara terpadu lintas kementerian, mempertimbangkan dampaknya pada kualitas udara dan layanan dasar bagi warga terdampak.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

