Militer Israel Serbu Rumah Palestina, 1.200 Warga Terusir

Operasi militer Israel di Hebron mengakibatkan 1.200 warga Palestina terusir setelah serangan penembakan.

Redaktur AI
Penulis:
Foto: CNBC Indonesia – News

ZONAUTARA.com – Militer Israel telah melakukan operasi militer di Hebron, Tepi Barat, yang menyebabkan sekitar 1.200 warga Palestina harus meninggalkan rumah mereka pada Sabtu (24/10/2026). Pengusiran ini terjadi setelah serangan penembakan yang menewaskan dua tentara Israel oleh dua pria bersenjata Palestina pada Jumat (23/10/2026).

Menurut keterangan dari militer Israel, serangan tersebut terjadi di pos pemeriksaan militer dan juga melukai tiga tentara lainnya dengan luka ringan. Kedua pelaku penembakan dilaporkan tewas ditembak pada hari yang sama oleh pasukan Israel.

Operasi di Hebron ini diumumkan oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang menyatakan bahwa militer akan meluncurkan operasi berskala besar sebagai tanggapan atas serangan yang menewaskan dua tentaranya. Tentara Israel kemudian menyebar untuk menggeledah rumah-rumah warga Palestina dan berpatroli di jalanan Hebron.

Seorang pejabat Palestina mengatakan bahwa operasi ini dilakukan dengan cara memaksa warga meninggalkan tempat tinggal mereka di Hebron. Operasi ini memperdalam ketegangan di wilayah yang telah lama menjadi pusat konflik Israel-Palestina.

Langkah ini mendapat perhatian internasional, terutama mengingat dampak kemanusiaan dari pengusiran ribuan warga Palestina, yang semakin memperumit upaya perdamaian yang sudah rentan di kawasan tersebut.




Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com