Administrasi Tertib, Pelayanan Cepat, Jemaat Kuat: Visi Raden Charter Wengen

Editor: Redaktur

Zonautara.com – Administrasi gereja yang tertib, pelayanan yang cepat, dan jemaat yang tidak dipersulit menjadi gagasan utama yang ditawarkan Pdt. Raden Charter Wengen, S.Th., M.Pd.K., sebagai calon Sekretaris Umum Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIST Masa Bakti 2026–2031.

Melalui visi “Administrasi yang Tertib, Jemaat yang Terlayani, Sinode yang Terpercaya,” ia menawarkan penguatan tata kelola administrasi GMIST yang terpadu, transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanpa mengabaikan kebutuhan jemaat yang memiliki keterbatasan fasilitas.

Pdt. Raden Charter Wengen lahir di Talawid, Siau, 7 Februari 1970. Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SD YPK Mohongsawang, Tagulandang (1982), SMP Negeri Buhias, Tagulandang (1985), dan Pendidikan Guru Agama Kristen PGAK/P Ulu Siau (1988). Pendidikan teologi ditempuh di UKIT, Fakultas Teologi, hingga meraih gelar Sarjana Teologi (S.Th.) pada 2001. Selanjutnya, ia menyelesaikan pendidikan Magister Pendidikan Kristen (M.Pd.K.) di IAKN Manado pada 2021.

Dalam perjalanan pelayanan, ia memulai tugas sebagai Vikaris GMIST Jemaat Bait-El Tamako pada 2002–2004 dan diteguhkan sebagai Pendeta GMIST pada 12 Juli 2004. Pelayanannya berlanjut sebagai Pendeta Jemaat GMIST Kalvari Kendahe (2005–2007), Ketua Jemaat Kalvari Kendahe (2007–2012), Ketua BPMJ GMIST Jemaat Imanuel Tahuna (2012–2017), serta Ketua BPMJ GMIST Jemaat Malunsemahe Angges (2017–2021). Pada 2021–2024, ia menjalankan tugas sebagai Ketua MPJ GMIST Jemaat Malunsemahe Angges. Sejak 2025 hingga sekarang, ia menjabat sebagai Ketua LPM PARPEM Sinode GMIST.

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia menawarkan lima misi utama, yakni menstandarkan administrasi GMIST, menghadirkan pelayanan administrasi yang berpihak kepada jemaat, membangun keterpaduan administrasi Jemaat, Resort, dan Sinode, mengembangkan digitalisasi serta keamanan arsip gereja, dan memperkuat integritas, kompetensi, serta budaya kerja melayani.

Gagasan tersebut diterjemahkan melalui sejumlah program prioritas, antara lain satu standar administrasi GMIST, pendampingan administrasi bagi BPMJ dan Resort, pengembangan data GMIST terpadu, digitalisasi dan pengamanan arsip, serta peningkatan profesionalitas tenaga administrasi.

Pelaksanaannya direncanakan secara bertahap selama periode 2026–2031, mulai dari pembenahan fondasi administrasi, penguatan integrasi dan kapasitas sumber daya manusia, hingga evaluasi dan pemantapan sistem pelayanan.

Semangat yang menjadi dasar gagasan tersebut terangkum dalam semboyan “Administrasi Tertib, Pelayanan Cepat, Jemaat Kuat.”

Baginya, administrasi gereja bukan sekadar urusan surat-menyurat dan penyimpanan dokumen, melainkan bagian penting dalam mendukung pelayanan. Sebagaimana prinsip yang ditawarkan dalam programnya, “Bukan memperberat Jemaat dengan birokrasi, tetapi mempermudah Jemaat menjalankan misi.”

Share This Article
Berkarir sebagai jurnalis sejak 2015, memulai di surat kabar Manado Post, lantas ke koran Indo Post. Melanjutkan karir di Kompas TV, dan pada 2023 bergabung dengan Zonautara.com. Telah mengikuti pelatihan cek fakta dan liputan investigasi, serta mengerjakan berbagai fellowship.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com