ZONAUTARA.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca yang mengingatkan masyarakat akan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Aceh dan Kepulauan Bangka Belitung pada Minggu, 8 November 2026. BMKG juga mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang diakibatkan oleh kondisi atmosfer saat ini.
BMKG menjelaskan bahwa terdapat sirkulasi siklonik di perairan timur laut Maluku Utara dan Laut Aru. Fenomena ini menyebabkan perlambatan dan pertemuan angin yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat Daya hingga utara Maluku Utara, serta wilayah lain seperti Papua Selatan dan Laut Arafura.
“Pengguna transportasi udara juga diimbau mewaspadai pertumbuhan awan cumulonimbus di sejumlah wilayah Indonesia,” kata BMKG. Awan cumulonimbus tersebut dapat memengaruhi aktivitas penerbangan, sehingga masyarakat diminta mengikuti informasi terbaru dari bandara dan maskapai.
BMKG juga meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Indonesia. Pengguna transportasi laut termasuk nelayan diimbau untuk waspada dan memperhatikan kondisi cuaca terkini sebelum berlayar. Selain itu, BMKG memperingatkan adanya potensi banjir rob di beberapa wilayah pesisir, dan masyarakat diminta untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut.
Selain itu, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama masa peralihan musim. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terbaru dan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi di wilayah masing-masing.
Diolah dari laporan Media Indonesia.
