ZONAUTARA.com – Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan sepuluh mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk membahas perkembangan isu terkini di Indonesia. Dalam acara tersebut, turut hadir Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.
Dalam keterangan resmi dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, disebutkan bahwa Prabowo dan para mantan Kapolri saling bertukar pandangan terkait berbagai isu yang tengah terjadi. “Pertemuan ini turut menjadi momentum pertukaran pengalaman lintas generasi kepemimpinan,” demikian pernyataan yang disampaikan pada Minggu (8/11) malam.
Para mantan pejabat tinggi kepolisian yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Roesmanhadi, Roesdihardjo, Surojo Bimantoro, Da’i Bachtiar, Sutanto, Bambang Hendarso Danuri, Timur Pradopo, Sutarman, Badrodin Haiti, dan Tito Karnavian yang saat ini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Pertemuan ini berlangsung di tengah penyelidikan kasus dugaan penyadapan ilegal yang diduga melibatkan beberapa jenderal polisi, termasuk mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Prabowo sendiri disebut sebagai salah satu korban penyadapan tersebut, yang juga menimpa sejumlah tokoh politik, menteri, pengusaha, media, dan masyarakat umum.
Kasus penyadapan ini telah menjadikan Listyo Sigit beserta beberapa petinggi kepolisian lainnya sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri. Mereka didakwa melanggar beberapa pasal dalam KUHP dan UU Informasi dan Transaksi Elektronik, dengan ancaman hukuman penjara hingga 10 tahun.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.
