Belum ada kenaikan air laut, warga Talaud akui belum terima info peringatan tsunami gempa Rusia

Editor: David Sumilat
Peringatan dini tsunami yang dikelarkan BMKG. (Foto BMKG)

ZONAUTARA.com – Gempa besar bermagnitudo 8,7 yang mengguncang lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia, Rabu (30/7/2025) pagi, membuat BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di timur Indonesia, termasuk Sulawesi Utara.

Kepulauan Talaud menjadi salah satu daerah di Sulut yang masuk dalam zona waspada, berdasarkan estimasi potensi gelombang tsunami yang bisa mencapai maksimal 0,5 meter.

BMKG memperkirakan gelombang tsunami berpotensi tiba di wilayah Talaud pada sekitar pukul 14.52 WITA.

Meski peringatan dini telah diumumkan oleh BMKG, sebagian warga di Kepulauan Talaud mengaku belum menerima informasi langsung atau resmi dari pihak berwenang.

Salah satu warga Desa Lirung, Kartini Pangurian, mengatakan bahwa hingga siang hari belum tampak adanya perubahan tinggi air laut maupun informasi peringatan yang disampaikan secara langsung ke masyarakat.




“Belum ada informasi yang sampai ke kami. Air laut juga masih seperti biasa. Tapi kami harap tidak terjadi apa-apa,” ujarnya saat dihubungi Zonautara.com.

Kartini berharap agar jika memang ada perkembangan informasi, pihak terkait bisa segera menyampaikan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kepanikan.

“Kalau memang ada perubahan, sebaiknya cepat diumumkan ke masyarakat. Jangan sampai warga jadi resah karena tidak tahu harus berbuat apa,” tambahnya.

Dalam pernyataan resminya, BMKG mengimbau masyarakat pesisir di wilayah Sulawesi Utara yang masuk dalam status waspada agar menjauh dari pantai untuk sementara waktu dan tetap mengikuti informasi resmi dari BMKG atau pemerintah daerah.

Direktur Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa potensi gelombang tsunami untuk wilayah Indonesia termasuk kecil, namun tetap harus diwaspadai.

“Wilayah seperti Kepulauan Talaud memiliki estimasi kedatangan gelombang pada pukul 14.52 WITA. Kami meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya,” ungkap Daryono dalam keterangan pers.

Sulut Waspada, Tapi Tetap Tenang
Selain Talaud, beberapa wilayah lain di Indonesia bagian timur seperti Gorontalo, Papua Barat, dan Maluku Utara juga masuk dalam daftar waspada BMKG.

BMKG akan terus memperbarui informasi seiring pemantauan dari buoy tsunami dan sistem pengamatan laut lainnya.

***

Berkarir sebagai jurnalis sejak 2015, memulai di surat kabar Manado Post, lantas ke koran Indo Post. Melanjutkan karir di Kompas TV, dan pada 2023 bergabung dengan Zonautara.com. Telah mengikuti pelatihan cek fakta dan liputan investigasi, serta mengerjakan berbagai fellowship.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com