ZONAUTARA.com – Kabar terjangan tsunami yang dipicu oleh gempa bumi besar di Rusia, Rabu (30/07/2025) dini hari sempat memicu kepanikan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk di wilayah Sulawesi Utara, dan Gorontalo.
Dampak kabar itu turut dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), yang mulai resah akan kemungkinan bencana.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolsel, Bobi Sampe, memberikan klarifikasi resmi untuk meredakan kekhawatiran masyarakat.
Ia menegaskan bahwa wilayah Bolsel tidak termasuk dalam area yang secara langsung terdampak oleh potensi tsunami berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Memang benar dalam rilis BMKG disebutkan wilayah Sulawesi Utara, namun itu hanya mencakup Kabupaten Kepulauan Talaud. Bolsel tidak termasuk dalam wilayah terdampak langsung. Meski demikian, tetap waspada,” ujar Bobi, saat dihubungi via WhatsApp, Rabu 30 Juli 2025.
Bobi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar luas di media sosial tanpa melalui proses verifikasi yang benar. Ia menekankan pentingnya literasi informasi dan kedewasaan dalam bermedia sosial.
“Bijaklah dalam menggunakan media sosial. Jangan langsung percaya pada informasi yang belum dikonfirmasi. Pastikan sumbernya dari lembaga resmi yang berwenang seperti BMKG atau BPBD,” tegasnya.
Lebih lanjut, BPBD Bolsel mengimbau masyarakat agar tetap mengikuti perkembangan situasi melalui kanal resmi pemerintah serta tetap siaga tanpa panik berlebihan. Kesiapsiagaan, menurut Bobi, tetap penting, namun harus dibarengi dengan ketenangan dan kepercayaan terhadap informasi valid.
***


