Krisis iklim nyata, ARUKI tuntut DPR sahkan RUU Keadilan Iklim

Penulis: Indra Umbola
Editor: Redaktur
ARUKI menggelar long march menuju Istana Negara (Foto: Zonautara.com/Ronny Buol)



ZONAUTARA.com—Aliansi Rakyat untuk Keadilan Iklim (ARUKI) menutup rangkaian Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) dengan menggelar Pawai Rakyat dari kantor International Labour Organization (ILO) menuju Patung Kuda, Jakarta, pada Kamis (27/08/2025).

Pawai Rakyat tersebut menjadi simbol penyatuan suara masyarakat sipil yang menegaskan bahwa krisis iklim adalah nyata, krisis iklim adalah krisis kemanusiaan, dan negara tidak boleh lagi menunda tanggung jawabnya. Tuntutan utama aksi ini adalah segera dibahas dan disahkannya RUU Keadilan Iklim sebagai payung hukum untuk melindungi masyarakat.

“Melalui ICJS, kita sudah menyatukan beragam perspektif kelompok rentan. Pawai Rakyat hari ini adalah pengingat bahwa perjuangan melawan krisis iklim bukan hanya diskusi di ruang diplomasi, tetapi juga gerakan nyata di jalanan,” ujar Risma Umar, perwakilan ARUKI.

Rangkaian ICJS yang berlangsung sejak 26 Agustus 2025 telah mempertemukan lebih dari 500 peserta dari kelompok rentan, komunitas, jurnalis, organisasi masyarakat sipil, hingga akademisi. Forum ini menghasilkan rekomendasi yang akan dirumuskan sebagai Resolusi Rakyat untuk Keadilan Iklim. Resolusi tersebut merupakan  mandat rakyat kepada DPR dan DPD dalam pembahasan RUU Keadilan Iklim, sekaligus suara menuju forum-forum negosiasi internasional, salah satunya COP 30 di Brasil.

Pawai rakyat juga membawa lima pesan utama, 1) keadilan iklim adalah hak, bukan pilihan; 2) kebijakan iklim harus berpihak pada mereka yang paling terdampak; 3) transisi energi wajib dijalankan tanpa memperburuk ketidakadilan dengan merampas ruang hidup rakyat dan menghadirkan pekerjaan layak serta keterampilan baru; 4) partisipasi publik adalah syarat mutlak dalam penyusunan kebijakan; dan 5) RUU Keadilan Iklim dan COP 30 adalah momentum strategis untuk membawa suara rakyat ke panggung global.




Dengan aksi tersebut, ARUKI menegaskan bahwa Indonesia Climate Justice Summit bukan penutup, melainkan langkah awal untuk membangun kekuatan masyarakat dalam menuntut keadilan iklim. Konsolidasi masyarakat sipil akan terus diperkuat dan kesadaran publik akan terus ditumbuhkan.

Tentang ARUKI

Aliansi Rakyat untuk Keadilan Iklim (ARUKI) adalah blok politik nasional yang melibatkan lebih dari 36 organisasi masyarakat sipil di Indonesia. Didirikan pada November 2023, ARUKI tumbuh dari keprihatinan bersama terhadap ancaman krisis iklim dan ketidakadilan yang ditimbulkannya, terutama bagi kelompok-kelompok yang paling rentan.

ARUKI hadir untuk mendorong perubahan sistemik menuju terwujudnya keadilan iklim di Indonesia. Dalam perjuangannya, ARUKI menempatkan keadilan sosial, pemenuhan hak-hak dasar, dan dan penguatan solidaritas antar jaringan sebagai landasan utama untuk mencapai keadilan iklim yang berpihak pada masyarakat.   

Follow:
Mengawali karir junalistik di tahun 2019, mulai dari media cetak hingga beberapa media elektronik sebelum akhirnya bergabung dengan Zonautara.com di tahun 2024.
1 Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com