ZONAUTARA.com – Perusahaan manufaktur olahan susu, PT Yummy Food Utama, menghadapi perlambatan permintaan produk makanan dan minuman setelah berakhirnya periode Ramadan dan Lebaran. Meski demikian, perusahaan yang memproduksi yogurt dan keju ini memilih untuk tidak menurunkan harga jual produknya.
Yudistira Ardisasmita, Sales and Marketing Director PT Yummy Food Utama, menjelaskan bahwa permintaan industri makanan dan minuman sudah melambat sejak bulan Ramadan dan Lebaran, dengan pertumbuhan segmen modern trade yang hanya di bawah 15%. “Perlambatan permintaan industri Mamin sudah dirasakan selama bulan Ramadan & Lebaran,” ungkap Yudistira.
Alih-alih memotong harga, PT Yummy Food Utama berfokus pada peningkatan kualitas, rasa, dan nutrisi produk mereka untuk menjaga kepercayaan konsumen. Selain itu, mereka juga mengembangkan strategi pemasaran dengan mendekatkan diri kepada pelanggan.
“Kami berupaya menjaga dan meningkatkan kualitas, rasa, dan nutrisi demi menjaga kepercayaan konsumen,” tambah Yudistira.
Lebih lanjut, Yudistira juga berbicara mengenai strategi pemasaran mereka dalam dialog dengan Syarifah Rahma di program Squawk Box, CNBC Indonesia pada Kamis, 2 April 2026.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

