ZONAUTARA.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk meniadakan sementara pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said pada Minggu pagi ini, 17 Mei 2026. Kebijakan ini diambil setelah evaluasi pelaksanaan perdana CFD di koridor tersebut pekan lalu.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa pelaksanaan CFD pada 10 Mei lalu menyisakan sejumlah catatan evaluasi. Antara lain, belum tersedianya titik putar di sisi timur dan barat koridor, belum terpasangnya pembatas jalur Transjakarta, dan masih adanya parkir liar di beberapa lokasi. “Perbaikan fasilitas pendukung dan pengaturan kegiatan masyarakat akan dilakukan agar pelaksanaan HBKB di Rasuna Said berlangsung lebih aman, nyaman, dan tertib,” kata Syafrin dalam keterangannya, Sabtu (16/5).
Syafrin memastikan seluruh kendala tersebut akan ditindaklanjuti bersama tim kerja CFD lintas perangkat daerah. Pemprov DKI juga tengah menyiapkan payung hukum sebagai dasar pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan HR Rasuna Said. Selain fasilitas fisik, penataan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) juga perlu diperbaiki karena aktivitas pedagang yang meluas hingga badan jalan.
Proyek pekerjaan jalan pada rute alternatif menambah kemacetan dan penumpukan aktivitas masyarakat di kawasan Plaza Festival menyebabkan pelari dan pesepeda menggunakan lajur bus Transjakarta. Meski menghadapi beberapa tantangan, Syafrin menilai CFD di Jalan Rasuna Said memberikan manfaat, terutama sebagai alternatif ruang olahraga dan ruang publik di tengah kota.
Dalam data Dishub DKI, kegiatan CFD di Rasuna Said juga berdampak positif pada penurunan jumlah pengunjung di kawasan Sudirman-Thamrin, dari 29.256 orang pada 3 Mei 2026 menjadi 13.759 orang pada 10 Mei 2026. “Kondisi ini menunjukkan bahwa HBKB di HR Rasuna Said dapat memecah konsentrasi penumpukan masyarakat di Sudirman-Thamrin sehingga aktivitas warga lebih tersebar,” ungkap Syafrin.
Diolah dari laporan Detik.

