ZONAUTARA.com – Seorang guru Sekolah Dasar di Bogor yang bekerja sambilan sebagai driver ojek pangkalan menjadi korban pembegalan. Insiden tersebut terjadi di daerah Cariu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ketika korban tengah mengantar seorang yang berpura-pura sebagai penumpang pada Sabtu petang.
Kapolsek Cariu, Kompol Agus Hidayat, mengungkapkan bahwa korban bernama Apid, berusia sekitar 50 tahun. Apid merupakan guru SD di Cariu yang menjadikan mengemudi ojek sebagai pekerjaan tambahan untuk menambah penghasilan. “Korban atas nama Apid, usianya 50an. Jadi dia guru yang cari sampingannya ngojek,” kata Agus.
Pada sore hari saat peristiwa terjadi, pelaku meminta untuk diantar ke arah Malibo menuju hutan. Dalam perjalanan, pelaku menginstruksikan korban untuk berhenti dan kemudian menodongnya dengan pisau kecil untuk merampas motor yang dikendarai korban. “Jadi pelaku ini bawa pisau kecil, jadi sempat nodong ke korban gitu, minta motor diserahin,” jelas Kompol Agus lebih lanjut.
Insiden ini mengingatkan akan bahaya yang mungkin dihadapi para driver transportasi umum berbasis pangkalan atau daring. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada ketika menjalankan profesi serupa, terutama ketika mengangkut atau mengantar penumpang ke tempat yang tergolong sepi.
Penanganan kasus ini menjadi perhatian kepolisian setempat. Pihak berwenang berupaya mengungkap identitas pelaku agar dapat segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Diolah dari laporan Detik.

