ZONAUTARA.com – Krisis energi di Kuba semakin parah akibat blokade pasokan minyak oleh Amerika Serikat. Situasi ini berujung pada pemberlakuan pemadaman listrik secara nasional yang terus-menerus, menghambat aktivitas masyarakat di berbagai wilayah di Kuba.
Pemadaman listrik yang berkepanjangan telah menimbulkan berbagai masalah bagi warga Kuba. Banyak industri yang terpaksa menghentikan operasional mereka sementara, mempengaruhi perekonomian lokal yang sudah terdampak oleh situasi global.
Pemerintah Kuba kini berupaya mencari solusi untuk mengatasi krisis energi ini. Namun, dengan sanksi ekonomi yang diberlakukan oleh Amerika Serikat, opsi yang tersedia menjadi sangat terbatas.
Kondisi tersebut dilaporkan dalam program Power Lunch CNBC Indonesia pada Senin, 18 Mei 2025. Narasumber dari pemerintahan setempat menyatakan bahwa mereka terus mengupayakan solusi terbaik untuk masyarakat walau menghadapi keterbatasan.
Sementara itu, masyarakat Kuba harus semakin beradaptasi dengan kondisi pemadaman yang berkepanjangan ini, meskipun mempengaruhi kegiatan harian mereka secara signifikan.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

