ZONAUTARA.com – Komisi V DPR RI mendorong Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) untuk memperluas kemitraan dengan berbagai pihak guna menyukseskan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Upaya ini diharapkan dapat dilakukan tidak hanya dengan lintas kementerian, tetapi juga kerjasama dengan sektor swasta, perguruan tinggi, tokoh publik, dan lain sebagainya untuk mempercepat penguatan kebijakan sekaligus memastikan implementasi program berjalan efektif di lapangan.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Yandri Susanto, merespons positif inisiatif ini. Ia menyatakan bahwa Kemendes PDT telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak untuk mendukung pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. Saat Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI di Senayan, Jakarta, Yandri menyatakan, “Kopdes ini solusi untuk meningkatkan kesejahteraan warga sesuai Asta Cita ke-6 Bapak Presiden. BUMDesa dan Kopdes tidak akan tumpang tindih. BUMDesa ini sudah jalan, ini tidak tumpang tindih tapi saling menguatkan. Keduanya punya khasnya masing-masing.”
Pada kesempatan yang sama, Yandri mengungkapkan bahwa realisasi anggaran hingga 20 Mei 2026 telah mencapai 29,91 persen dari total pagu APBN yang tertera dalam DIPA, setara dengan Rp 613,9 miliar dari pagu efektif Rp 2,05 triliun. Selain itu, progres Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) BPK di Kemendes PDT telah mencapai 80,42 persen, diharapkan dapat terpenuhi sepenuhnya dalam waktu dekat.
Kemendes PDT berkomitmen untuk memperkuat penerapan regulasi ketat guna mencegah terjadinya temuan berulang dan penyimpangan lainnya. Pernyataan tersebut diperkuat dengan peningkatan akuntabilitas kinerja reformasi birokrasi serta efektivitas sistem pengendalian internal.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, menegaskan pentingnya peran besar Kemendes PDT dalam mengawal pelaksanaan program agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ekonomi desa secara berkelanjutan. “Dalam konteks ini memang perjalanan panjang tapi begitu semua mendorong ‘urunan’ dari semua kementerian yang ada maka akan menjadi success story,” katanya.
Diolah dari laporan Detik.

