1,5 Juta Jemaah Haji Tetap Berangkat Meski Konflik Timur Tengah

Sekitar 1,5 juta jemaah haji tetap berangkat ke Arab Saudi meski konflik meningkat, menguji koordinasi dan kesiapan.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNBC Indonesia – News

ZONAUTARA.com – Sekitar 1,5 juta umat Muslim dari berbagai negara terbang ke Arab Saudi untuk menjalankan ibadah haji meskipun situasi konflik di Timur Tengah sedang memanas. Arab Saudi tetap menggelar ibadah tersebut di tengah ancaman perang yang berdampak langsung ke wilayahnya.

Pelaksanaan ibadah haji berlangsung dari tanggal 25 hingga 29 Mei 2026 di Kota Mekkah. Ibadah ini merupakan kewajiban bagi umat Muslim yang mampu setidaknya sekali seumur hidup. Meskipun biasanya menarik lebih banyak jemaah, jumlah tahun ini sedikit berkurang dari jumlah yang tercatat dalam tiga tahun terakhir, yaitu antara 1,7 hingga 1,8 juta orang.

Situs suci haji yang berlokasi di Arab Saudi ini sudah dikenal dengan operasi logistik besar, di mana pengaturan tiket jemaah internasional hingga layanan kesehatan di tengah cuaca panas ekstrem menjadi tantangan tersendiri. Tahun ini, tantangannya diperberat oleh konflik Iran yang dimulai sejak akhir Februari, usai serangan Amerika Serikat dan Israel.

Pemerintah berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Jerman, dan Inggris, memberikan peringatan perjalanan bagi warganya yang ingin berangkat ke Arab Saudi. Namun, jemaah tetap berangkat dengan motivasi pemenuhan kewajiban agama. Indonesia sendiri memberangkatkan sekitar 221 ribu jemaah setelah sempat meminta penundaan pada Maret lalu. Pemerintah Indonesia bahkan menyiapkan rencana evakuasi darurat jika dibutuhkan.

Di sisi lain, biaya perjalanan haji menjadi semakin mahal akibat harga bahan bakar pesawat yang meningkat serta inflasi global. Ditambah, Arab Saudi mewajibkan asuransi perjalanan yang tidak selalu mencakup risiko perang, membuat perjalanan semakin dibebani dengan biaya yang tinggi. Pemerintah Saudi sendiri melindungi situs haji dengan sistem pertahanan udara, meskipun ada kemungkinan ancaman lain seperti kesalahan sasaran rudal.




Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com